Tuesday, October 18, 2011
Thursday, October 6, 2011
The best Three
Saat hati mulai menyayangi dia ga pilih-pilih kepada siapa mao nyangkut. Dan yang perlu di garis bawahi, sayang disini ga melulu tentang cinta pada lawan jenis yang bikin galau termehek-mehek. Sayang itu mengamati perkembangan dan menyiramnya dengan perhatian. Dan menurut gue sayang itu juga ada kadarnya. Pasti berbeda-beda ke satu orang dengan yang lain. Contohnya gue sayang sama semua angkatan gue. Tapi mungkin saba, hani, anet, hana, dan sayu lain. Kalau hati gue stadion sepak bola, mereka ada di kursi VVIP. Begitu juga 2008. Gue sayang mereka semua. Tapi Momot, Bobby, dan Arif ada di Podium satu sampai tiga diantara junior2 gue lainnya.
Rasa sayang ga bisa dibuat-buat, dan muncul tanpa dipersapkan. Mereka bertiga tadinya hanya biasa saja. Berawal dari OR Himakrim tahun 2009. Diantara mereka bertiga Cuma bobby yang mendaftar dan akhirnya diterima di divisi gue (Divisi Olahraga ). Momoth mendaftar dan di terima di divisi PSDM (dibawah koordinasi Shayu). Karena kekurangan Orang, gue akhirnya mengajak Momoth untuk membantu jalannya acara Divisi Olahraga yang bernama Krim Competition. Arief yang cukup dekat dengan Bobby pun akhirnya ikut membantu
Bersama beberapa teman lain kami pun menjalankan acara itu dengan terseok-seok. Bgaimana engga? Acara ini cukup banyak peminat, namun dengan jumlah panitia yang sedikit banget. Disaat itu gue bener2 ngalamin susahnya menjalankan sebuah acara. Sebagai PO gue ga hanya harus mengatur acara supaya jalan. Tetapi bagaimana mengatur panitia supaya mao bikin acara jalan. Karena jujur aja yaa.. ada beberapa yang sulit banget untuk komit di acara ini. Bahkan ada panitia yang Cuma dateng di hari pertama, selanjutnya kaburr ga ada berita.
Mereka bertiga lah diantaranya yang bikin gue semangat selalu. Walopun susah dan berat acara itu akhirnya berjalan dengan baik dan lancar. Alhamdulllah. Sebagai penutup Berikut ada kutipan kata2 mereka yang bikin gue semangat untuk memberikan yang terbaik untuk acara ini :
“Santai lah dir, Kalo terjadi apa-apakan ada guaa Dirr,, Sama Pangeran semua pasti bereess.. Pellliisss Diirr…”-Ariefana, 2009- (Face to face)
Saat itu gue lagi bingung tentang suatu hal (gu lupa itu apa) yang jelas pada saat gue mendengar dia ngomong seperti itu gue ga yakin karena gue tau banget arif itu orang kaya apa. bisa dibilang omongannya jarang (JARANG) banget ada yang bisa di pegang. Tapi seiring berjalannya Krim Competition, pandangan gue berubah. walopun selengean, tapi terbukti komitmennya sangat dia pegang.
“ Kaki gue keseleo dir, bekas tanding kemaren. Tapi gue usahain tetep dateng Hari minggu’ Bob Ivan, 2009 (SMS)
seperti yang gue bilang di awal, bobby satu2nya yang terdaftar sebagai staff di divisi Olahraga. karena itu, projek gue dengan bobby bukan hanya Krim Competition, tetapi juga Olimfis. Sms ini gue terima sehari setelah pertandingan basket (kalo ga salah) dimana week-end nya kita tetep harus ngurusin pertandingan di cabang Atletik. gue sebenernya udah pasrah, dan siap2 ngurusin segala halnya sendirian. Tapi Bobski bukan orang yang suka ninggalin tanggung jawabnya. Akhirnya dia tetep dateng walopun terpincang-pincang.
"Hahahahaa,, santaiii..bareng2 kan capenyaa?? santai aja lah. Mudah2an lancarr. amin. hehe" -Lilis Lisnawati, 2009- (Facebook Wall)
Sebenernya ini merupakan balesan dari momoth terkait dengan wallpost gue sebelomnya. gue saat itu ada di titik "ga enak" sama panitia2 Krim Competition. gue ngerasa udah sangat bikin mereka capek dan jadi ga fokus kuliah. Kalo ga salah gue kirim wall kaya gini : "Moth, jangan cape ya.... bla bla bla (gue lupa). Setelah dibales seperti jawaban momoth di atas, gue jadi semangat lagi. dan yakin kalo kami (semua panitia) bisa menyelesaikan tanggung jawab ini dengan baik dan lancar.
Saturday, October 1, 2011
curahan hati orang ga kritis
Gue ga peduli.
Disaat orang-orang berteriak isu-isu yang lagi IN. Mulai dari HAM sampe Intelejen.
Dari Antasari sampe Arab Saudi. Atau juga rok mini, korupsi dan Bom Bunuh Diri.
Gue juga ga peduli
Saat kritik dimana-mana. Hujatan meraja lela.
Gue ga berbuat apa-apa
Saat ternyata agama yang gue percaya yang di kambing hitamkan.
Gue ga tertarik buat komentar
Saat semua orang berubah jadi pembicara. Ilmu dapat diserap dimana saja, dari siapa saja. Tapi ilmu itu lemah tanpa rangka. Seperti raga tanpa jiwa.
Gue ga mao sok pinter dengan teori
(Yeah, karena mostly juga gue udah lupa)
Karena teori bukan realitas, dan besar kemungkinannya jadi bias.
Gue memilih untuk diam
Ya diam. Walopun nyesek sampe ubun-ubun
Karena banyak orang yang melihat tapi seperti rabun
Dunia maya membuka peluang yang besar untuk setiap orang dengan bebas mengeluarkan isi dalam pikirannya. Tapi disaat yang bersamaan juga menggiring cara pikir kita.
Friday, September 30, 2011
a moment in a million years
My two brothers had influenced their habit to me since I was a kid. It also happened with my taste of music. This is one of my lifetime favorite song.
Sunday, September 18, 2011
commit it !
Friday, September 9, 2011
Tuesday, August 30, 2011
(>,<) Soul Mate
some thing you just dont question
like in your eyes, i see my future in an instant
and there it goes, i think i found my best friend
i know that it might sound more than a little
crazy but i believe
i knew i loved you before i met you
i think i dreamed you into life.
i knew i loved you before i met you
i have been waiting all my life
there just no rhyme or reason
only a sense of completion
but in your eyes i see a missing pieces
i've searching for
i think i found my way home
i know that it might sound more than a little
crazy but i believe
i knew i loved you before i met you
i think i dreamed you into life
i knew i loved you before i met you
i have been waiting all my life
a thousand angles dances around you
i am complete now, i found you
Monday, August 22, 2011
Al Ahzab : 56
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab : 56)
Allah aja bershalawat.
Malaikat Juga bershalawat.
Kenapa kita harus berfikir dua kali.??
:D
Saturday, August 13, 2011
Thaif
Pada tahun 10 kenabian, Rasulullah dan Zaid Ibn Haritsah memutuskan untuk melebarkan sayap dakwah ke daerah Thaif. Salah satu kota di Arab ini merupakan daerah pegunungan. Kurang lebih perjalanan 3 hari 3 malam dengan menggunakan unta, mereka pun akhirnya berhasil bertemu dengan raja yang berkuasa di Thaif.
Apa yang membawa kalian ke sini ?
maksud kami kedatangan kami adalah untuk mengabarkan berita penting.
Apa itu ?
Kami akan mengabarkan bahwa Sesungguhnya tiada tuhan selain Allah. Dan saya, Muhammad, adalah utusannya.
Sejenak ruangan itu diam dan hening. Penguasa Thaif tersebut tadinya hanya tersenyum kecil. Namun beberapa detik kemudian dia tertawa terbahak-bahak. Diikuti pula oleh semua pengikutnya.
Apa kau gila, kalaupun Allah mengutus utusannya ke bumi, mengapa harus kau? Pria kurus yang kecil. Masih banyak pemuda Quraisy yang gagah dan besar-besar.
Zaid dan Rasulullah hanya bisa terdiam. Mereka pun di usir tak lama setelahnya. Bukan hanya itu, para penguasa Thaif menyuruh anak-anak melempari Rasulullah dan zaid dengan bebatuan. Mereka yang baru saja tiba dari perjalanan jauh tidak bisa cepat berlari, sehingga baru-batu yang dilemparkan tepat mengenai badan-badan dan melukai mereka bahkan sampai mengeluarkan darah. Mereka pun akhirnya dapat bersembunyi dibalik bebatuan yang tidak terlihat oleh gerombolan anak tadi.
Ketika mereka duduk dibelakan batu datanglah Malaikat yang menghampiri Rasulullah.
Wahai Rasulullah, Dengan besarnya cinta Allah kepadamu, Apabila kamu mau, akan aku tabrakkan gunung-gunung ini sehingga hancurlah Thaif
Tidakk.. tidakk.. sungguh mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Jika mereka tahu, pasti tidak akan begini. Lagipula, kalaupun sekarang mereka tidak percaya kepadaku, mungkin saja nanti ada diantara keturunan mereka yang akan percaya.
Malaikat pun naik lagi ke langit. Rasulullah kembali terengah-engah karena kelelahan.
Apakan kau baik-baik saja wahai Rasulullah
Tidak apa-apa Zaid. Aku baik-baik saja
Zaid menatap orang yang sangat di hormatinya itu. Badannya bersimbah darah. Giginya patah. Matanya mulai berair. Namun wajahnya masih tersenyum. Tidak lama kemudian, Rasulullah pun mengangkat tangannya dan berdoa :
Ya Allah, Aku memohon ampun atas keterbatasanku dalam penyelesaian segala urusan. Tapi aku Pasti akan baik- baik saja selama Engkau tidak marah kepadaku
Tuesday, August 2, 2011
Aku dan pikiran ku,
Dunia ini semakin gila, pikiran ku mengulang ulang perkataan itu. Aku diam tanpa gerak-gerik pemberontakan. Berpura-pura menganalisa semua yang telah ada. Orang-orang dengan kesombongannya, dan aku dengan kebodohanku. Kebodohan ku mempunyai muara tujuannya. Aku tau dan aku mengerti. Namun, kondisi sekarang yang semakin gila ini mendefinisikan aku sebagai defiant. Tentu saja aku, dan pikiranku. Berbagai kenyataan yang konspiratif sekarang meluap namun aman tak terpecahkan. Fakta itu berputar-putar disekitaran kebohongan yang merajalela. Aku dan pikiranku tak lagi menganalisa. Aku kini bertanya, mengapa Tuhan? Mengapa tidak kunjung kau buktikan. Tunjukkan kehadiranMu sampai akhirnya mereka bisa merasakan cinta dan rindu yang bukan sekedar lelucon.
Aku kembali merenungi kembali konsep berpikir mereka. Setelah mendapatkan jawabannya justru aku yang ketakutan. Aku takut pada orang-orang yang terlalu jumawa dengan pemikiran logika, sedangkan hatinya tidak diajak berdiskusi sama sekali.




