Showing posts with label football freak. Show all posts
Showing posts with label football freak. Show all posts

Tuesday, April 23, 2013

Kalo Engga Dramatis Bukan Liga Inggris.

Tadi malem, JUARA liga inggris udah bisa dipastikan, bahkan dengan sisa 4-5 pertandingan. MU mengunci gelar dengan 3 goal dari RVP. Gelar ini gelar ke 20 MU, dan pertama untuk Persie setelah 8 tahun jibaku di Arsenal. Gue ga nonton sih pertandingannya gara-gara kecapean, makanya ga bisa memaparkan dengan detail.

Musim ini agak kurang seru dibandingin musim kemaren. karena endingnya engga dramatis kaya tahun lalu. Tapi apapun itu, Fans MU pasti lebih suka tahun ini. iya kan.. iya dong.. Dibandingin taun lalu, MU emang banyak berubah, MU ga seperti yang dulu. hehehe. Datangnya Menir Belande dan Kowawa-san ke Teater Impian  merubah sedikit pembagian tugas pasukan Tetan Meyah. Nani yang emang angin-anginan banyak di bench, sedangkan Rooney sering agak ke tengah dan Persie sang ujung tombak mengobrak abrik pertahanan lawan. welbeck akhirnya jadi penghuni korsi panas karena kehadiran si Menir memang krusial buat MU.  24 dari total 78 gol MU sejauh ini di cetak sama Persie, barudeh sisanya Rooney (12) Chica (8) Kowawa (5) Evra (4) Evans, Rafael (3) Giggs, Cleverley (2) dll dll.

Alasan lain yang bikin MUsdalipah strong musim ini adalah passion mereka. Mereka banyak belajar dari taun lalu. Masih inget kan ketika mereka 8 points clear di puncak Klasemen dan disusul sama Siti Markonah?  NAH, itu dia yang ga mungkin mao dirasain lagi sama Opa Perguson dan cucu2-nya. keliatan banget semangat juang MU di setiap pertandingan. Walopun sering ketinggalan duluan, Tapi The Come back King akhirnya bikin lawan-lawannya kecele. 

Yeahh, walaupun hasil ini tidak membahagiakan juga buat gue, karena saya memang bukan fans MU kakaaaa.. tapi ga jadi kesel juga. Gue sudah mencintai olahraga ini dari kecil, dan terbiasa akan pasang surut hasilnya. Masih inget yg paling nyesek dulu pas Juve kalah di Final Champions 1997. Juve dengan formasi sempurna lengkap dengan Ravaneli dan Zidane (dan Del Piero pastinya) kalah sama Dortmund 3-1. ato juga Pas Juve harus di degradasi ke Seri B. itu paling nyesek. jadi males noton serie A. Tapi itu sepak bola ya kan.. Kecurangan ada. Kehilafan wasit ada. pengaturan skor ada.  I love football and its controversy.

Nyambung lagi ke Liga Inggris, Keseruannya belom berakhir loh. Posisi 4 besar  which means a place in champions league masih di perebutkan sama Chelsea, Spurs dan Arsenal. Jadi don worrehh  lads, EPL pasti bakal masih seru sampe akhir musim.

At the and of this post id like to say : congratulations for all  United Fans in this whole world!

Thursday, November 8, 2012

Oscar Dos Santos Emboaba Jr.


Brazil has never run out of great players. After Pele, Ronaldo, Ronaldinho and Kaka, who have been awarded as the best player of the world, Brazil is now back to the heyday with many young potential players. Last season we surprised with the emergence of an outstanding young player named Neymar. But now, the world's attention is divided to another youth as well. His ability has been tested at the beginning of this season. An Impressive performance on Premier luague and scored 4 goals in Champions League so far, he is now one of the best midfielders you've ever seen. Yep, He is the Chelsea Number 11, Oscar. 

Name               : Oscar Dos Santos Emboaba Jr.
Date of Birth     : September 09th, 1991
Place of Birth    : Americana, Sao Paolo, Brazil
Klub                 : Chelsea FC (11)



Roman Abramovic, as the owner of the club, never feel disadvantaged by buying this 21 years-old boy that cost 25 Million Puonds. The price is not as expensive as Fernando Torres, but the world seemed regret on  Roman's decision to buy him from the Internacional, a club from Brazil. In facts,  He didnt need a long time to addapt on Premier league, especially in Chelsea. And all Doubt were vanished after he  showed his ability to play in the team, and even scored great goals. 

Wednesday, October 3, 2012

From Turin, To London.



Warning : This blog post  contains a lot of drama.
               Please be understand if there are a lot of grammatical error.

Admiring a football player is similar to falling in love. The difference is, when we meet someone (to admire) new, the feel for our earlier idol isn’t disappear.  In my case, I have been in love (admiring football player) twice. First is with Alessandro and the second is Fernando.

Alessandro is not only my first love, but also love at the first sight. I was an Eight years old girl who was very tomboy because my brothers and cousins are all boys. We used to played football on the yard behind our house. Besides playing, we were also watching Football matches that shown on TV. The most popular league at that time was SERIE A (Italian). The first time I saw Ale, was also the time I started admiring him. As a little girl, maybe I was one of a few kid who could wake up late at night and watched SERIE A. Yes, Because that time, I’m so in love with him.

For more  than 15 years and in my eyes,  there is no footballer that better than Ale. Even Messi or Chistiano. For me, he is a symbol of loyalty. He stayed in Juve though the club was degraded to SERIE B because of match-fixing scandal. He built up the mental of the team to became the best and get back to SERIE A. 

Unfortunately, after almost 20 years, at the end of last season, Juve decided not to extend his contract. I'm sure he must be sad in this kind of situation. But he still looks strong and unburdened. 

And this surely makes me upset and disappointed. I was afraid if he joined a club that the broadcast of the game wont up to Indonesia. At the moment I'm waiting for the decision about which club will be selected by Ale, I found Fernando. 


Different from Ale, I started to like Fernando at the middle of last season. With him, I feel something that people said “accidentally in Love”. Admiring him is beyond explanation. All I wanna do is know more and more about him. His Achievements, goals, history, and even his family.  

Nando is a symbol of struggle. After a very hard season he had face, he started this season with new spirit. He attests by score 5 times on 9 Chelsea’s match. I agree that it is not a spectacular thing, but it was enough to prove that he is still one of the best striker in Premier League.

So nowmy heart is split in two. One is taken fly to sidney, and another is stay at Stamford Bridge. I admire them not only because they are famous footballer, but also because they inspire me a lot. both are great, both are awesome.

Monday, October 1, 2012

Saturday, September 1, 2012

Super Cup

Ga ada pembenaran, ga ada pembelaan.
yang jelas tadi malem Atletico menampilkan permainan terbaiknya.
Di sisi lain Chelsea ancur berantakan. I dont realy care a fact that chelsea loose.
its Fernando's goal and good performane that matters. And it didnt happened. 

Ramadel Falcao jelas main lebih baik dari pada Torres.
Hatricknya bukan hanya menegaskan kehebatan dia sebagai striker.
tapi juga menjelaskan banget kalo Chelsea maen amburadul.
Dan Torres seperti ga bisa melakukan apa-apa.

Well, this is a lesson for you and your team, Fernando.
Im waiting for your next goals in premiere League!

Congratulations Atleti!, Congratulations Ramadel Falcao!

Monday, August 13, 2012

Firts Goal of pre season.



Starting 11, Fulltime player, and a goal in Community Shield against Manchester City..
A good start for this season, and loose doesn't matter.
Keep it on, Fernando !

Saturday, July 7, 2012

Another Idol, Another Story


Kira-kira seminggu yang lalu, Final EURO yang di Gelar di Kiev Ukraina telah berlangsung dan mengukuhkan sang Juara bertahan sebagai pemenangnya. 4 gol tanpa balas berhasil dilesatkan Spanyol ke gawang Italia. Kemenangan tersebut terasa lebih manis dengan rekor-rekor baru yang tercipta. Diantaranya Spanyol merupakan Tim pertama yang mampu mempertahankan Juara. Juan Mata merupakan Pemain pengganti yang mampu mencetak gol dengan catatan waktu tercepat, dan Fernando Jose Torres yang merupakan pemain pertama yang berhasil mencetak gol di dua laga Final EURO.

Gue ga pengen bahas lebih lanjut tentang pertandingan dengan membuat review macam tabloid Bola seperti di 2 Postingan sebelomnya. Selain emang udah basi (udah ampir seminggu) gue lebih tertarik untuk membahas tentang idola baru gue. Iyyap, Fernando Torres. Dibilang baru banget juga engga. Bukan karena dia main di Euro dan dapet sepatu emas trs tiba-tiba gue suka. Gue tidak se labil itu. Untuk memperjelasnya, gue akan menceritakan cerita yang sangat pentig, yaitu awal mula lengkap dengan alasan mengapa akhirnya gue menyukai striker Chelsea ini.


Ada banyak alasan orang bisa jatuh hati, termasuk pada pemain sepak bola. ABG – ABG cewek nan labil jaman sekarang -yang sama sekali ga ngerti bola tapi jadi sok-sok demen terus beli jersey dan dipake kuliah-  biasanya jatuh hati sama pemain bola karena wajahnya. Hal ini bisa dibuktikan dengan  melihat pemain bola dengan jumlah Follower twitter paling banyak adalah Ricardo Kaka. Walaupun kerap jadi cadangan di Madrid, muka KAKA emang ganteng setengah Idup. Walopun ga bisa disangkal, attitude Kaka yang oke bikin dia loveable banget.  Selain karena ganteng, Kebanyakan orang menyukai pemain sepak bola karena Prestasi. Bisa di lihat dari Fans Messi dan Christiano Ronaldo yang jumlahnya balapan. Dua-duanya hebat. Dua-duanya berprestasi. Dua-duanya mempunyai banyak fans. Dua-duanya memiliki banyak haters.

Alasan gue menyukai Torres jauh berbeda  dengan Alasan gue menyukai Alesandro Del Piero.   Gue menyukai Del dari kecil, dari pertama gue melek dan nonton bola. Ada juga sih faktor kelabilan bocah yang melihat sosok Del yang tampan sekali waktu itu.  Sebaliknya, jatuhnya pilihan ke Fernando Torres awalnya karena Kasihan. Yeah gue ulang sekali lagi dengan capslock KASIHAN. Bermula dari iseng-iseng browsing perkembangan liga inggris pertengahan musim lalu, gue membuka satu artikel yang membahas tentang mandulnya Striker Chelsea yang dibeli dengan harga fantastis dari Liverpool. Sebagai tambahan, gue udah tau Torres sebelomnya. Gue tau di dari Spanyol dan dia pencetak Gol tunggal Spanyol di Final EURO 2008 saat Spanyol mengalahkan Jerman dan jadi Juara. Tapi karena gue ga terlalu perhatian ke Chelsea gue baru tau kalo prestasinya musim ini sangat terpuruk. Semenjak penandatanganan kontrak, sampai gue baca artikel itu, Torres baru mencetak 3 Gol. Padahal sebelomnya dia sangat produktif di Liverpool. Ini yang bikin gue penasaran. Ada apa sama dia ?

Rasa penasaran ini yang bikin gue terus-terusan browsing tentang Torres. Melihat lagi perjalanan karirnya dari awal sampai ke Chelsea. Ngeliat gol-golnya di Youtube. Mencari dan menemukan website pribadinya. Mem-Follow Twitternya yg belom aktip.  Semua pencarian tersebut akhirnya menyampaikan gue pada sebuah kesimpulan. Wow, He’s so talented. His downturn is about badluck and im sure he can fixed it. Keyakinan gue itu membuat gue lebih jauh menyukai sosok Fernando Jose. Mulai saat itu gue jadi rajin liat Chelsea main dan sangat menunggu-nunggu dia mencetak gol. Dan bener aja, ga lama setelahnya gue liat dia mencetak 3 gol dalam satu pertandingan yaitu saat lawan Queens Park Rangers di akhir April 2012. Belom lagi aksinya pas lawan Barca di Semi Final Piala Champions. Golnya di Injury Time memastikan Chelsea melibas Tim terbaik Dunia saat itu. Kenyataan bahwa dia pemain cadangan yang baru beberapa menit di turunkan membuat gol itu terasa lebih special.

Orang kalo udah jatuh hati biasanya jadi stalker. Itu juga terjadi sama gue. Setelah pada tahap menyukai Torres as a football player, gue mulai memasuki kawasan pribadinya. Gue membaca-baca biografinya yang ada di website dan juga mencari tau lingkup terdekatnya, yaitu keluarga. Dalam tahap ini gue menjadi tambah seneng sama dia karena dia tipe-tipe sayang keluarga (sotoy abis). Torres sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak yang lucu-lucu. Bukan seperti pemain bola lain yang sibuk dengan model-model seksi, Torres menikahi pacarnya yang merupakan teman dekatnya dari tahun 2001. Dua anaknya  bernama Nora dan Leonel. Kecintaan Torres pada anak-anak bikin dia men-tatoo tangannya dengan nama mereka. Pokoknya berbagai ke-unyuan sang ayah di dalam dan luar lapangan bikin dia sangat pantas untuk dijadikan idola. 

 
Setelah membawa Chelsea menangin FA CUP sama Champions League, tantangan berikutnya ada di Piala Eropa. Awalnya gue agak ragu dia bakal masuk di Squad Spanyol. Tapi gara-gara David Villa Cidera, Vincente Del Bosque masukin Torres sebagai salah satu striker Spanyol. Di Piala Eropa pun awalnya engga mudah. Spanyol yang bermain strategi ala “Barcelona” sangat kuat di lapangan tengah, dan cenderung ga prioritasin striker. Di mayoritas pertandingan Piala Eropa, Torres jadi Cadangan. Hanya di dua laga melawan Tim yang “tidak diunggulkan” dia menjadi starter. Lagi-lagi, Ke-cadangannya malah memberikan berkah tersendiri untuk Torres. Mencetak 3 gol dan satu Assist sebenarnya merupakan pencapaian yang sama dengan Mario Gomes dari Jerman. Hanya saja Durasi permainan yang lebih sedikit membuat Torres yang menjadi meraih Golden Boot (Sepatu emas) di ajang 4 tahunan itu.

Hebatnya, setelah sepertinya terpuruk, Torres justru menjadi pemain dengan Gelar terbanyak musim ini. Walopun banyak menjadi cadangan, ia bisa berjaya di FA, Champions, EURO dan dapet sepatu emas. Lebih dari itu, Torres menjadi pemain pertama yang bisa mencetak gol di dua pertandingan Final EURO berturut-turut.  Sebuah pencapaian luar biasa. Kalo lagi kaya gini, gue rasanya mao ketawa yang kenceng di depan muka orang-orang yang menghina keterpurukan Torres tahun lalu. Gue seneng banget akhirnya Torres bisa membuktikan bahwa segala sindiran dan makian untuknya malah bikin dia terpacu terus buat melakukan yang terbaik. Mudah mudahan tetep konsisten di musim depan. Kalopun ga konsisten So what ? Yang penting Torres udah berhasil mengukir sejarah, hal yang belom tentu bisa dilakukan oleh pemain terbaik sekalipun.

Inti dari semua ini adalah, gue punya idola baru. Bisa juga dibilang karena gue galau Del Piero pindah dari Juventus. Tapi bukan berarti posisinya tergantikan karena  Del tetep numero uno. Gue sekarang ga sabar nunggu musim depan. Ga sabar buat tau akhirnya DEL pindah kemana. Dan ga sabar liat Torres di Chelsea. Adios Planet Football!!


              Wallpaper Via Bola.net
            

Friday, June 29, 2012

Footbal Review

 ITALIA BERPESTA

Suka cita pemain Itaia setelah Mengalahkan Jerman 2 - 1
Partai semi Final kedua Euro 2012 Polandia-Ukraina yang berlangsung dini hari tadi membawa Italia kepartai puncak setelah berhasil menaklukkan  Jerman yang merupakan salah satu kandidat Juara. Super Mario menghadiahkan doa gol untuk seluruh pecinta Italia dan hanya mampu dibalas satu gol jerman yang di persembahkan Mesut Ozil dari titik 12 pas.

Jerman mengawali laga dengan penuh percaya diri. Di 15 menit pertama Jerman membombardir pertahanan Azzuri sedemikian rupa. Tercatat 3 peluang emas yang ada, namun masih dapat diselamatkan oleh Gianluigi Buffon dan pertahanan Italia.  Keberuntungan justru ada di pihak Italia. Di menit ke 20,  crossing yang di lakukan oleh Cassano dan berhasil diselesaikan oleh sundulan Mario Balotelli.

Pola permainan sedikit berubah setelah gol pertama. Italia lebih mendominasi jalannya pertandingan. Andrea Pirlo menguasai lapangan tengah dan membuat upaya-upaya yang dilakukan Jerman tidak efektif. Hal ini menyebabkan Neuer harus kembali memungut bola dari gawangnya setelah  Mario Baloteli menunjukkan skill-nya sekali lagi. Menit ke 35 Italia mengukuhkan Skor mejadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.

Jerman harus melakukan perbaikan di babak kedua. Membalikkan keadaan setelah tertinggal 2 angka dari tim sekalber Italia bukan hal yang mudah. Jerman melakukan beberapa pergantian pemain. Mario Gomes dan Podolski langsung bertukar dengan Miroslav Klose dan Reus. Pergantian ini memang terbukti mempertajam daya serang Der Panzer. Hanya saja pertahanan Italia khususnya Buffon bermain sangat disiplin dan mementahkan semua peluang Jerman,  termasuk tendangan bebas yang di lakukan Reus. Skor akhirnya berubah setelah Ballzareti menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak. Ozil yang dipercaya untuk melakukan penalti berhasil mempertipis ketinggalan di babak ke 92.

Hasil ini membuktikan bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi dengan perhitungan matematika. Dari awal kompetisi Jerman melaju tanpa cela. Meraih poin penuh di grup neraka dan membantai Yunani di perempat final. Agak kontras dengan penampilan Italia yang sempat terseok-seok di fase grup dengan hasil 2 kali seri dan satu kali kemenangan, dan berjibaku saat bertemu Inggris di perempat Final.

Suka atau tidak, Baloteli adalah Man Of The Match pertandingan ini. Dua gol ke  gawang tim tangguh seperti Jerman sangat cukup untuk membuktikan kualitasnya. Dengan 3 gol yang sudah diciptakannya, Balotelli sekarang paling berpeluang untuk menjadi Top Score di ajang ini karena diantara Cristiano Ronaldo, Mario Gomes,  Alan Dzogev, dan Mario Mandzukic, yang juga telah mencetak 3 gol,  dia satu-satunya yang masih bertahan sampai partai Final nanti saat menantang Spanyol, sang juara bertahan EURO yang juga Juara Dunia. (Nadhira)

Thursday, June 28, 2012

Football Review

PORTUGAL GAGAL


Partai semi final pertama EURO 2012 Polandia – Ukraina antara Spanyol berhadapan dengan Portugal telah berlangsung dini hari tadi di Donbass Arena. Setelah dua babak berlalu tanpa gol, pertandingan ini akhirnya harus ditentukan dengan adu penalti. Cesc Fabregas  akhirnya menjadi penentu kemenangan Spanyol setelah sebelumnya dua punggawa Portugal gagal menjalankan tugasnya membobol gawang Iker Casillas dari titik Putih.

Spanyol memastikan satu tiket babak Final EURO 2012
Portugal sempat mengontrol jalannya pertandingan di babak pertama. Strategi Tiki-taka khas Spanyol seperti dibuat tidak berdaya dengan gaya bermain cepat dan menyerang yang ditampilkan oleh Portugal. Dengan disiplin para pemain Portugal berhasil memotong umpan-umpan pendek Spanyol yang biasanya cukup untuk membuat tim lawan tidak berkutik. Spanyol yang menurunkan Alvaro Negredo sebagai Striker tunggal juga kerap mengalami kebuntuan di kotak penalti Portugal. Dilain pihak, Cristiano Ronaldo beberapa kali mendapatkan kesempatan mencetak gol baik dari bola mati maupun mengandalkan kecepatan individunya. Namun gol belum Juga tercipta sampai berakhir 45 menit pertama.
Dibabak Kedua, keadaan belum banyak berubah. Hanya saja beberapa pergantian pemain terjadi dari kedua belah pihak. Di sepuluh menit pertama babak kedua, Negredo harus kembali ke bench karena Posisinya digantikan oleh Fabregas. Lalu David Silva digantikan dengan Jesus Navas dan  Xavi Hernandez harus bertukar dengan rekan satu Timnya di Barcelona, Pedro Rodrigues. Dengan pergantian ini, Spanyol seperti baru menemukan permainannya. Tidak hanya Spanyol, Portugal pun mengganti beberapa punggawanya seperti Veloso dengan Custodio, Raul Meireles dengan Varela, dan Almeida dengan Oliviera.
Dua kali 45 menit berlangsung tanpa gol. Kedua tim terus berusaha melakukan yang terbaik di babak tambahan yang berlangsung hanya 30 menit. Dalam kurun waktu ini keadaan berubah drastis bila dibandingkan dengan babak pertama. Spanyol mempersempit ruang gerak pemain Portugal dengan bermain lebih terbuka. Tetap dengan umpan-umpan pendek dengan akurasi luar biasa, hanya saja pemain gelandang sayap yang lebih terlihat efektif. Adalah Jordi Alba, Gelandang  asal klub Valencia yang  kontribusinya sangat terlihat di pertandingan dini hari tadi. Namun usaha Jordi Alba kerap mengalami kebuntuan karena Spanyol tidak memiliki striker untuk mengeksekusi umpan-umpan sehingga tumpul di bagian depan. 

Masih dengan keadaan tanpa gol, pertandingan ini harus ditentukan dengan adu penalti. Secara mengejutkan Xabi Alonso, eksekutor pertama Spanyol gagal memberikan angka untuk negaranya. Riuh Rendah pendukung Portugal membahana di Donbass Arena. Kegagalan Xabi ternyata diikuti juga oleh Moutinho. Keadaan sekarang berimbang. Penendang kedua dan ketiga di masing-masing tim yakni Andress Iniesta, Gerard Pique, Pepe dan Luis Nani menjalankan tugasnya dengan baik. Petaka datang ke kubu Portugal saat penendang ke empat, Bruno Alves gagal membobol gawang Iker setelah sebelumnya tendangan penalti cantik Sergio Ramos berhasil mengecoh Patricio. Kemenangan spanyol akhirnya ditentukan  oleh Fabregas yang membuat skor menjadi 4-2 dan memastikan Spanyol melaju ke babak final, bahkan tanpa harus menjalani penalti terakhir untuk Portugal yang sejatinya akan dilakukan Cristiano Ronaldo. 

Sorotan memang tertuju pada kapten Portugal yang juga merupakan salah satu pemain terbaik yang ada saat ini. Selain karena gagal membawa negaranya menuju babak puncak, Ronaldo juga harus meredam ambisinya membuktikan pada dunia bahwa dia bisa lebih baik dari Rival abadinya, Leonel Messi, dalam lingkup Tim Nasional. Ronaldo memerlukan pembuktian ini untuk memberinya kredit lebih terkait dengan Nominasi Balon D’Or yang sudah 3 tahun berturut-turut jatuh ke tangan “Si Kutu”. Ekspresi kekecewaan Ronaldo dangat terlihat jelas di akhir laga saat ia berulangkali mengatakan "Ini tidak adil" sambil menutupi wajahnya. (Nadhira)



                Kekecewaan Ronaldo Via Bola.net
                Man of the match

Friday, June 1, 2012

Fernando El-Nino

Karena Del Piero ga ada di Euro tahun ini, gue punya jagoan lain.











Cakepan cepak ya dari pada gondrong.. :p

Tuesday, May 15, 2012

From Alessandro, For Us

NOTHING CAN BE BETTER THAN...

Than 8 scudettos.
Than  a promotion from serie B.
Than Coppa Italia (let's hope two)
Than 4 Italy Super Cups.
Than Champions League
Than Europa Super Cup.
Than Intercontinental Cup.
Than a goal scored to Fiorentina.
Than a Del Piero style goal.
Than a goal in Tokyo.
Than my tears.
Than a goal in Bari.
Than a back-heel volley goal in derby.
Than a goal for Avvocato.
Than a tongue stuck out in a game against Inter.
Than an assist to David.
Than a goal number 187.
Than a goal in Germany.
Than Berlin.
Than a goal scored to Frosinone.
Than top goalscorer title in serie B.
Than top goal scorer in serie A.
Than a standing ovation at Bernabeu
Than 704 matches in black-n-white jersey.
Than 289 goals.
Than a free kick scored that meant scudetto.
Than a goal against Atalanta.
Than any record.
Than jersey number ten with the name Del Piero.
Than captain's band.

Nothing, but... what you have given me in these 19 years.

I'm happy that you have smiled, cheered, cried, sung, shouted for me and with me.
No color will ever be brighter for me than black and white.
You've made my dream come true. More than any other thing, today I just want to say THANK YOU.

Always by your side
Alessandro

Monday, May 14, 2012

Football Drama

What an Unpredictable Result!

Semalam adalah puncaknya drama sepakbola musim ini. penentuan juara liga Inggris emang yang paling seru kalo dibandingin sama yang lain. Spanyol sama sekali ga seru. yang bersaing di La Liga cuma dua tim, Barca dan Madrid. Liga italia juga seru, tapi penentuan juaranya udah terjadi minggu kemarin. Juve udah fix juara, cuma ngabisin partai terakhir aja lawan Atalanta.

Dan Liga inggris memang Rajanya. Baik persainan perebutan juara, perebutan tiket liga champions, bahkan persaingan keluar dari zona degradasi, sampe sebelom pertandingan terakhir masih belom bisa di tebak. Singkatnya, kick off akhirnya terjadi pada pukul 09.00 WIB, baik pertandingan antara Manchester City Vs Queens Park Rangers, maupun Sunderland Vs Manchester United.

Babak pertama the manchesters sama-sama membobol lawannya satu angka. dengan keadaan ini, Setengah kaki City udah ada di Podium Juara BPL musim 2011/2012. Tapi petaka datang ke kubu the Citizens di awal-awal babak kedua. Dengan memanfaatkan blunder yg dilakukan Lescot, Djibril Cisse berhasil bikin pendukung MU cengar cengir sementara karena di kandang Sunderland, United masih konsisten dengan kemenangannya. Gempar-gempur yang di lakukan City akhirnya bikin beberapa pemain belakangnya JB kedepan, ceritanya biar nambah serangan. Seperti yang kejadian sama Barca pas lawan Chelsea di Piala Champions, City kembali kebobolan karena serangan balik pemain QPR. Score 2 - 1 bertahan sampe pertandingan berlangsung 90 menit.

Adalah Edin Dzeko yang merubah skor jadi 2 sama di masa injury time. Ditempat lain, Peluit tanda habisnya pertandingan  Sunderland Vs MU udah bunyi. hanya selang beberapa detik dari kegembiraan pemain MU, Sergio Kun Aguero menutup kemenangan City dengan dramatis. Di menit ke 93, Kun ngeluarin tendangan geledeknya dan merubah keadaan jadi 3-2. keadaan 2 stadion jadi bertukar. Fans MU yang tadinya udah seneng bakal juara harus bisa nerima kenyataan kalo City adalah pemuncak Klasemen tahun ini dan layak buat dapet trophi BPL.

City and its Dramas
Bisa dibilang,  City adalah salah satu team yang penuh dengan drama. Semua drama dimulai dari kenyataan kalo mereka tim yang tadinya tidak di perhitungkan namun jadi keren karena dibeli sama pengusaha keturunan Arab, Syech Mansyur. Hal ini membuat City menjadi  salah satu Tim yang "Matang" dalam hal Finansial. semua lini diisi oleh pemain2 yang emang udah terkenal dan bagus. Mulai dari membeli Kun Aguero dari Atletico Madrid, Samir Nasri dari Arsenal, Yaya Toure dari Barca, Teves dari MU,  David  Silva, Edin Dzeko dan banyak lagi.

Kemewahan yang ditawarkan City ternyata kerap jadi sorotan bahkan cibiran dari berbagai pihak.  Anggapan yang paling banyak muncul adalah City merupakan tim  yang hanya mengandalkan banyaknya Uang yang dimiliki buat beli pemain bagus tanpa mental juara. Gampangnya, the city haters menyebut tim ini sebagai tim karbitan, begitu juga pendukungnya, pendukung karbitan.

Drama lain yang di tampilkan City adalah hubungan antara sang pelatih dan beberapa pemainnya yang sering menjadi sorotan. Belom lagi selesai dengan Mario Ballotelli, Manchini harus ribet gara-gara kelakuan Tevez. Setelah berbulan-bulan ga dimainin dan ampir dijual, Carlitos akhirnya balik ke City, dan memegang peranan penting di beberapa pertandingan krusial City. 

Dan drama paling menggegerkan adalah proses menuju Juara yang dialami City dalam Musim ini. Tampil sangat meyakinkan di awal musim, bahkan sampe ngebantai MU 1-6 di kandang MU, City akhirnya melempem di pertengahan Musim. Gagal di piala FA, Keok di Piala Champions, bahkan terpuruk di piala Eropa. Di liga pun City sempet turun drastis. bahkan hingga satu bulan sebelum berarkirnya musim kompetisi ini, selisih poin antara MU dan City sampe 8 Poin. sampe akhirnya City kembali gemilang di akhir-akhir musim, dan menunda perayaan juara ke 20 buat MU.

Ale's Drama

Ada drama lain yang disuguhkan sepakbola malam tadi. Setelah ampir 20 tahun bersama Juve, Alessandro Del piero akhirnya menjalani pertandingan terakhirnya bersama juventus dalam kancah Serie A. Semalem dia mencetak gol terakhirnya buat Juve di Serie A. mukanya si senyam senyum, tapi gue yakin banget dalam hatinya pasti sedih banget. salah satu statementnya ke wartawan pas di tanyain bagaimana rencana dia setelah keluar dari Juve sangat mengharukan deh. Check tis Out :


"Saya tidak pernah membicarakan transfer selama 19 tahun ini, jadi saya agak bingung harus berbuat apa"


Friday, April 13, 2012

-Alessandro-

Bukan seperti Batistuta, yang tergiur akan megahnya tim ibukota,
dan pergi jauh meninggalkan Fiorentina.
Bukan Juga Zambrota, yang ingin tetap di Serie A,
hingga bermain di Serie B bukan pilihan untuknya.

Ale, tetap dan terbiasa dengan si nyonya tua.
bermain di turin dan memakai Jersey berwarna zebra.
Apalagi yang dibutuhkan seorang pemain selain tim yang dicintai,
dan tiffosi yang mencintainya ?



Thursday, March 22, 2012

A Perfect Match



I'll never forget last night, but today there's enough space for just one thought: we are Juve, our team is worth to be in the finals ( again), the opportunity earned in a tough match against Milan, the Champion of Italy and the team that leads the championship's ranking.
No target to close the door on, our team has everything what it takes to win, and we'll be fighting for the victory till the last drop of sweat.
Thank you all, guys.
We just can't stop now, there's still too little to celebrate... let's focus on the next one.
There are still ten matches to be played till the end of the championship and the final of Italian Cup at the Olympic Stadium in Rome.
I'll give my best to make this season's final to be worth top mark 10, no, even better, 10+!!!

Alessandro


Source

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seeing you in every games and every competition makes me sad.
In fact, this is gonna be the last season for you to stay as Juventus Player
.
I blame my self because no mater how hard I try to be the real Juventini,
by loving the team with or without you, i found my self in doubt.
It would never be the same without you.
It Also Happen when I feel that I would be a fan of your future team.
You and Juve will always be a perfect match
.

Monday, March 5, 2012

Del dan aku



"Eneng mao dong jadi pacarnye Abang..."
























"Pacar?! Muke lu Jauu !"

Friday, January 27, 2012

Thats not a Good Start



If someone had asked me to describe my first goal at our new stadium, I'd have imagined it exactly like the one I scored yesterday.

An important game, a great will to win against an opponent to be respected and not underestimated, a hug with the great captain of the other team before the initial whistle, an overcrowded stadium, a curled shot into the right top corner, that sailed in right under the crossbar, the roar of fans, my family and friends in the grandstand, us running toward supporters at the end of the match and a tribute paid on a day that for millions of Juventini worldwide and for all who met Avvocato could never be the same as any other day.

It's incredible how everything what happens to me when I have this jersey on, is really special and keeps surprising me.

It was a great night, we got through to the next round, we are at the top and doing our best to win the 10th Italian Cup, apart from that I scored my first goal in this season. Let's say it's a good start...

Alessandro

source

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thats not a good start Ale, that was a very sweet results of all the hard work you've strive this season. Me, as a fan, always watched you and your career from very fist time you played for Juventus, Until now, when your contract is about to end. Its so sad indeed, when I have to see you with another jersey from another team. but I'm pretty sure, no matter what team it would be, Ale is still Ale. A legend who never give up on playing football. And my lifetime favorite football player.


Wednesday, January 25, 2012

*Smooch*

I Miss you and your Goals. And it paid. Last Night.

Thursday, January 19, 2012

Gara-gara Barca!!

Seperti kesirep, gue tidur sekitar jam 8 tadi malam. Saat orang-orang mungkin baru mulai makan malam. Yang lainnya masih di Jalan pulang. Banyak juga masih di kantor karena lembur. Dan gue, udah sukses tidur dengan asiknya. Gue memang berencana tidur cepat malam tadi, karena niat banget mao nonton Madrid Vs Barca. Seperti Harapan gue, Barca menang di kandang Madrid (Santiago Bernabeu) dengan Score 1-2. Berikut ada sedikit ulasan Detektif Dira atas pertandingan Pagi tadi.

Ps : *Ulasan ini berindikasi mengandung unsur subjektifitas penulis*


Ulasan dan Analisa Pertandingan REAL MADRID VS BARCELONA

Pertandingan dimulai sekitar Pukul 04.00 waktu Indonesia. Barcelona Menerapkan Formasi 4-3-3 dengan memposisikan Fabregaz Di Lini terdepan dengan Messi dan Alexis di Kanan-kirinya. Kipper yang turun dalam pertandingan ini Adalah Pinto, Karena pelatih Pep Guardiola mengintruksikannya untuk menjadi kipper utama di ajang Copa Del Rey. Formasi agak lain justru di tampilkan oleh Squad Madrid. Beberapa Nama penting seperti Di maria dan Marcelo Yang biasanya sangat vital keberadaannya justru tidak diturunkan. Analisa Detektip mah gampang aja : Pasti mereka kebanyakan pemaen jadi bingung mau nurunin siapa duluan. Baru sekitar 11 menit pertandingan dimulai, Seluruh penonton di stadion maupun di rumah uda dikejutkan oleh Gol epic Cristiano Ronaldo. Walopun gue ga demen banget sama orang ini. Gue akuin, dia memang Tajam as a stricker. Ketinggalan 0-1 ga bikin Barca patah arang. sebagai Tim terbaik Dunia, Barca tetep menampilkan permainan taktis. Bisa dilihat dari operan-operan pendek yang cantik antar setiap pemainnya. Gue rasa dalam seminggu, mereka menyiapkan waktu sekitar 4 hari cuma buat latihan kucing-kucingan. sisanya baru latian Pola. Sempat sekali operan matang dari Fabregaz kepada Alexis hampir membobol Gawang Cassilas, kalo aja engga kena tiang. Score 1-0 bertahan sampai babak pertama selesai.

Memasuki Babak kedua, Barca tetap mendominasi permainan. Dan bener aja, baru beberapa menit, sundulan keras dari Charles Puyol menggetarkan gawang si Ganteng Iker. Score jadi 1-1. Mental Madrid jadi keliatan banget drop setelah score berimbang. Satu-satunya peluang madrid adalah sundulan Kareem Benzeema yang kepentok tiang gawang. Begitu Juga di Barca, tendangan first Time Iniesta hanya membentur mistar. Semua masih biasa-biasa saja buat Madrid dan pendukungnya sebelum operan akurat dari Messi di manfaatkan dengan baik oleh Abidal. Pemain Asal Perancis yg baru saja memperpanjang kontraknya selama setahun kedepan dengan Barca ini mencatatkan namanya di papan score di menit ke 77. Gol tersebut juga merupakan Gol penentu kemenangan Barca Pagi tadi.

Diluar teknis permainan, pertandingan ini banjir Kartu kuning. tercatat Pique, Puyol, Busquest, Pepe, Coentrao, Cavalho dan Calleon. Pertandingan ini emang bisa dibilang Panas. Salah satu penyebabnya adalah si provokator Pepe. Beberapa kali Diving, Plus menghajar beberapa pemain Barca. Termasuk Messi, yang Tangan mungilnya diinjek Pepe. *Blengcek lo PE!*. Emang mungkin pemain Madrid udah kehabisan akal untuk menghentikan pergerakan Messi. Coentrao pun ikut-ikut nge-dorong kepala Messi.

------------------------------------------------------

Ada satu hal terakhir yang pengen gue bahas (di luar konteks pertandingan, tapi masih related sama postingan ini) . Salah satu acc. twitter yang gue follow nge-tweet kira-kira begini :

"gue memutuskan untuk meng-unfolow seseorang yang gue kagumi karena dia fans Barca dan tweetnya bikin mata dan kuping gue panas. Sori, Madrid Keyakinan gue setelah Islam"

Terus gue bengong-bengong-bingung. Yang di Unfollow juga sebenernya bukan gue.
Hal yang bikin gue bingung antara lain :

1. Emang sampe segitu cinta-nya elo sama Madrid itu sampe-sampe meng un-follow orang yang lo bilang "Lo kagumi"?. Emang ga bisa di pahami sebagai keaneka-ragaman pendapat ya?.

2. Tweet2 lo + kata-kata kasarnya juga ganggu kok buat gue yang notabane nya Fans Barca. Biarpun lo nge-tweet pake bahasa Spanyol. emang lo lupa kalo ada google translate, huh!?. Tapi gue ga un-follow lo tuh. Karena bagemanapun juga, lo temen gue dan termasuk orang yang gue kagumi. beneran. serius.

3. Pernyataan kalo Madrid itu keyakinan lo setelah Islam itu bikin gue mao ketawa sebenernya. Pertama karena gue tau banget lo tuh ga ngerti apa-apa sebenernya tentang bola. Mungkin lo cuma tau Madrid Pemainnya bagus-bagus mulai dari CR, Kaka, Mesut Ozil, Benzemaa, sampe si ganteng Iker. Jangan-jangan lo juga ga tau Offside itu kya apa. Kedua, melihat background lo, gue yakin banget tweet lo itu dibuat atas dasar emosi semata.


Ps : yang warna biru berarti pendapat gue pribadi
yang warna merah bisa dipertanggung jawabkan

Monday, January 2, 2012

Holly 93'

Yang semalem nonton Liga Inggris (BPL) antara Sunderlan vs Manchester City, pasti sama kagetnya ama gue.Pertandingan sengit yang selama lebih dari 90 menit imbang itu, akhirnya berakhir indah buat Sunderland.

Dari menit-menit awal, permainan memang di kuasai oleh City. Komposisi pemainnya yang merata membuat Subderland ga punya pilihan lain selain bertahan. Statistik di Babak pertama menunjukkan bahwa memang Dominasi dipegang oleh Manchester. Mendominasi permainan selama lebih dari satu babak tidak juga membuahkan hasil untuk city. Pelatih Roberto Manchini pun mengganti Samir Nasri dengan David Silva di awal-awal babak kedua.

Untuk memperbaiki keadaan, Sunderland juga beberapa kali melakukan pergantian pemain. Salah satunya adalah yang merupakan pencetak Gol Dramatis di menit ke 93, Ji Dong Won. Masuk di Menit ke 79 menggantikan Bendtner, Ji menggagalkan impian City untuk mengokohkan posisinya dipuncak Klasmen sementara Liga Inggris. Walopun Gol itu sepertinya Offside, Ji tetap pahlawan buat Sunderland tadi malam.

As we all know, pertandingan sepak bola itu sulit banget diprediksi. Manchester City yang dari Awal udah mendominasi akhirnya gagal di menit terakhir. Menurut pelatihnya sendiri, kebanyakan pemain belakang City terlalu napsu bantuin nyerang sehingga belakangnya justru kosong dan dapat dimanfaatin sama striker asal Korea tersebut.

Hasil imbang ini bikin BPL makin seru karena di pertandingan lain, MU juga Kalah dari Blackburn 3-2.

Good job, Asian !