Friday, June 22, 2012

 Cannot touch
Cannot hold
Cannot be together

Cannot love
Cannot kiss
Cannot have each other

Must be strong,
And we must let go
Cannot say
What our hearts must know
How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone

Cannot dream
Cannot share
Sweet and tender moments

Cannot feel
How we feel
Must pretend it's over 
Must be brave,
And we must go on
Must not say,
What we've known all along

How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone
How can I not love you..

Tuesday, June 19, 2012

I Cant help my self crying every time i hear this song.
I love you, Ummi

Wednesday, June 13, 2012

memorable 7


8 ato 9 ?



Green Canyon, 24 Maret 2012.

Satu hari sebelom nikahan Farid dan Nissa, Kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Green Canyon dan ikutan Body Rafting, yang konon katanya Seru banget. 

Petugas 1 : Jadi berapa orang inih yang ikut ?
Hanna      : hmmmm… Sembilan. Iya, Sembilan.
Petugas 1 : (sambil teriak ke Temannya) Salapan, Kang !
Gue          : (ngitung ulang) Ihh.. Sembilan tauu.. 
                   Pak, pak… yang ikutan Sembilan
Petugas1  :  Iya atuh, neng
Petugas 2 : punten, jadinya berapa ?
Petugas 1 : Salapan, kang
Gue          : (Mulai panik, dan melihat ke anak2 yang sepertinya ga merasa ada masalah)  
                  Han, Kita kan bersembilan?!
Hanna     : Iya, Nadd.. (sambil sibuk ngurusin duit)
Gue         : Iya tapi kata abangnya masa delapan deh..  
                 batu banget udah diitung berkali-kali tetep
                 bilang  delapan..!
Lele        : Salapan itu bahasa Sundanya Sembilan, Booopppp..
Gue        : Oh, gitu yaa *melipirrr*

Friday, June 1, 2012

Fernando El-Nino

Karena Del Piero ga ada di Euro tahun ini, gue punya jagoan lain.











Cakepan cepak ya dari pada gondrong.. :p

Thursday, May 31, 2012

True Story 1



kemaren sore, abang gue (Anip) cerita tentang temen SMP-nya.Gue ga nanya namanya siapa, kita sebut saja Fina.

Beberapa hari yang lalu Anip dan seorang lagi temannya menjenguk Fina yang baru aja melahirkan di kontrakannya yang sederhana. Seperti saat SMP dulu, menurut si abang, Fina ga berubah, tetep cablak dan ceplas ceplos. Beberapa waktu sebelom nengokin, abang gue bilang bahwa Fina pernah bilang kalau dia menikah dengan orang yang udah Tua. tapi pas ketemu di kontrakan mereka, abang gue jadi agak kaget. Orang yang di bilang tua sama Fina ternyata Laki-laki gagah dan ganteng. Perbedaan umurnya dengan Fina hanya sekitar 4-6 tahun, hal yang sangat wajar menurut abang gue.

Ketika suaminya meninggalkan Fina dengan teman-teman, anip langsung ngomong :

Anip : "Mana katanya suami lo Tua?itu ganteng kali."
Fina : "Ah masa sih? Dia itu tua, dia supervisor gue di kantor."
Anip : "Ah segitu mah wajar."
Fina : "Eh, lu mau tau ga gimana akhirnya gue bisa nikah sama dia ?"

Setelah dialog terakhir, yang terjadi berikutnya adalah cerita panjang yang di beberkan Fina tentang bagaimana dia bisa menikah dengan Suaminya  (sebut saja Fino *ga kreatip*)

Fina adalah seorang karyawati sebuah perusahaan swasta. Wajanya memang sangat manis, pribadinya santai juga menyenangkan. Fina mempunyai seorang pacar yang setia menantar dan menjemputnya setiap hari. Di kantor posisi Fina di bawah seorang supervisor yang mengawasi kinerja dan kesehariannya. Namun Fina belakangan merasa bahwa perhatian yang diberikan oleh atasannya jadi berlebihan. Yang paling mengganggu buat Fina adalah, Fino (supervisor itu) selalu mengikutinya ketika makan siang. Duduk dan memperhatikan Fina langsung dari meja yang selalu berdekatan. lama-lama Fina merasa Jengah dan ga betah karena keberadaan Fino sangat mengganggunya. Suatu siang, keberanaan Fino sudah sangat dinanti Fina, kalau dia datang Fina berjanji akan melabraknya. Dan benar saja. Fino datang dan makan tepat di sebelah bangku Fina.   
Fina : "Maaf, Pak. bukannya saya ke Ge-eran ya, tapi saya risih banget kalo bapak ngikutin saya terus
Fino :  " Maaf, tapi saya suka sama kamu "
Walopun udah ngerti sama maksud dari tindak tantuk Fino, "ditembak " dengan cara seperti itu kontan bikin Fina deg degan. Karena gelagapan kata-kata yang keluar dari mulut vina malah ngaco.
Fina : "Maaf ya pak, saya ga mau pacar-pacaran saya maunya kalo ada yang lamar langsung aja nikah!."
Fino : Kalo itu mau kamu, Oke !

Fina : "Gue pikir dia becanda dong nipp!! maksud gue biar dia berhenti deketin gue kok. Eh taunya dia dateng beneran sama keluarganya. Minggu itu juga."
Anip : "Wah gila! Keren keren!"

Masih minggu itu, dihari Sabtu, Fina kaget luar biasa saat Ibunya menggedor kamar dan meminta penjelasan kepada Fina atas kehadiran tamu yang tidak mereka sangka. Fino dengan setelan kemeja rapih didampingi oleh keluarga intinya menyambangi rumah Fina dengan niat melamar. Fina Panik setengah mati. Dia bingung dengan apa yang harus dijelaskan kepada keluarganya dan keluarga Fino.Penjelasan bahwa semua ini hanyalah keteledoran dirinya dalam berkata-kata. Dalam hati Fina juga memikirkan hal lain, yaitu mitos bahwa gadis yang menolak lamaran seorang laki-laki akan jauh jodohnya.


Fina : "Gue bener-bener takut jadi perawan tua ,Nip. gue bener-bener bigung. Ya seperti biasanya, kalo lagi bingung yang ada di otak gue malah pikiran-pikiran ngaco".
Anip : "Hah? Maksud lo apa?."
Fina : "Iya, jadi gue mikir, mending gue terima aja dulu, tapi ditengah jalan gue bikin dia bete sama kelakuan gue, sampe nanti dia sendiri yang ga kuat."

 Fina : "Oke, saya terima lamaran dari Fino sekeluarga. Tapi saya dan keluarga ga akan ngeluarin uang sepeserpun buat biaya pernikahan ini. Yah, seperti bapak dan ibu lihat keadaan keluarga saya sangat sederhana dan prihatin."
Fina memasang tampang cool dalam usahanya menjadi calon mantu yang ngeselin. Padahal dalam hatinya terasa ga karuan dan penasaran sama reaksi keluarga Fino mendengar pernyataan Fina tersebut.
Fino :  Ga masalah. Apapun itu sebisa mungkin saya yang usahakan
Suara Fino terdegar bergetar dengan pandangan matanya meminta dukungan dari orangtuanya yang sudah sangat pasrah dengan pilihan Fino

Bersambung, cuy.. pegel juga lama-lama....


Tuesday, May 15, 2012

From Alessandro, For Us

NOTHING CAN BE BETTER THAN...

Than 8 scudettos.
Than  a promotion from serie B.
Than Coppa Italia (let's hope two)
Than 4 Italy Super Cups.
Than Champions League
Than Europa Super Cup.
Than Intercontinental Cup.
Than a goal scored to Fiorentina.
Than a Del Piero style goal.
Than a goal in Tokyo.
Than my tears.
Than a goal in Bari.
Than a back-heel volley goal in derby.
Than a goal for Avvocato.
Than a tongue stuck out in a game against Inter.
Than an assist to David.
Than a goal number 187.
Than a goal in Germany.
Than Berlin.
Than a goal scored to Frosinone.
Than top goalscorer title in serie B.
Than top goal scorer in serie A.
Than a standing ovation at Bernabeu
Than 704 matches in black-n-white jersey.
Than 289 goals.
Than a free kick scored that meant scudetto.
Than a goal against Atalanta.
Than any record.
Than jersey number ten with the name Del Piero.
Than captain's band.

Nothing, but... what you have given me in these 19 years.

I'm happy that you have smiled, cheered, cried, sung, shouted for me and with me.
No color will ever be brighter for me than black and white.
You've made my dream come true. More than any other thing, today I just want to say THANK YOU.

Always by your side
Alessandro

Monday, May 14, 2012

Football Drama

What an Unpredictable Result!

Semalam adalah puncaknya drama sepakbola musim ini. penentuan juara liga Inggris emang yang paling seru kalo dibandingin sama yang lain. Spanyol sama sekali ga seru. yang bersaing di La Liga cuma dua tim, Barca dan Madrid. Liga italia juga seru, tapi penentuan juaranya udah terjadi minggu kemarin. Juve udah fix juara, cuma ngabisin partai terakhir aja lawan Atalanta.

Dan Liga inggris memang Rajanya. Baik persainan perebutan juara, perebutan tiket liga champions, bahkan persaingan keluar dari zona degradasi, sampe sebelom pertandingan terakhir masih belom bisa di tebak. Singkatnya, kick off akhirnya terjadi pada pukul 09.00 WIB, baik pertandingan antara Manchester City Vs Queens Park Rangers, maupun Sunderland Vs Manchester United.

Babak pertama the manchesters sama-sama membobol lawannya satu angka. dengan keadaan ini, Setengah kaki City udah ada di Podium Juara BPL musim 2011/2012. Tapi petaka datang ke kubu the Citizens di awal-awal babak kedua. Dengan memanfaatkan blunder yg dilakukan Lescot, Djibril Cisse berhasil bikin pendukung MU cengar cengir sementara karena di kandang Sunderland, United masih konsisten dengan kemenangannya. Gempar-gempur yang di lakukan City akhirnya bikin beberapa pemain belakangnya JB kedepan, ceritanya biar nambah serangan. Seperti yang kejadian sama Barca pas lawan Chelsea di Piala Champions, City kembali kebobolan karena serangan balik pemain QPR. Score 2 - 1 bertahan sampe pertandingan berlangsung 90 menit.

Adalah Edin Dzeko yang merubah skor jadi 2 sama di masa injury time. Ditempat lain, Peluit tanda habisnya pertandingan  Sunderland Vs MU udah bunyi. hanya selang beberapa detik dari kegembiraan pemain MU, Sergio Kun Aguero menutup kemenangan City dengan dramatis. Di menit ke 93, Kun ngeluarin tendangan geledeknya dan merubah keadaan jadi 3-2. keadaan 2 stadion jadi bertukar. Fans MU yang tadinya udah seneng bakal juara harus bisa nerima kenyataan kalo City adalah pemuncak Klasemen tahun ini dan layak buat dapet trophi BPL.

City and its Dramas
Bisa dibilang,  City adalah salah satu team yang penuh dengan drama. Semua drama dimulai dari kenyataan kalo mereka tim yang tadinya tidak di perhitungkan namun jadi keren karena dibeli sama pengusaha keturunan Arab, Syech Mansyur. Hal ini membuat City menjadi  salah satu Tim yang "Matang" dalam hal Finansial. semua lini diisi oleh pemain2 yang emang udah terkenal dan bagus. Mulai dari membeli Kun Aguero dari Atletico Madrid, Samir Nasri dari Arsenal, Yaya Toure dari Barca, Teves dari MU,  David  Silva, Edin Dzeko dan banyak lagi.

Kemewahan yang ditawarkan City ternyata kerap jadi sorotan bahkan cibiran dari berbagai pihak.  Anggapan yang paling banyak muncul adalah City merupakan tim  yang hanya mengandalkan banyaknya Uang yang dimiliki buat beli pemain bagus tanpa mental juara. Gampangnya, the city haters menyebut tim ini sebagai tim karbitan, begitu juga pendukungnya, pendukung karbitan.

Drama lain yang di tampilkan City adalah hubungan antara sang pelatih dan beberapa pemainnya yang sering menjadi sorotan. Belom lagi selesai dengan Mario Ballotelli, Manchini harus ribet gara-gara kelakuan Tevez. Setelah berbulan-bulan ga dimainin dan ampir dijual, Carlitos akhirnya balik ke City, dan memegang peranan penting di beberapa pertandingan krusial City. 

Dan drama paling menggegerkan adalah proses menuju Juara yang dialami City dalam Musim ini. Tampil sangat meyakinkan di awal musim, bahkan sampe ngebantai MU 1-6 di kandang MU, City akhirnya melempem di pertengahan Musim. Gagal di piala FA, Keok di Piala Champions, bahkan terpuruk di piala Eropa. Di liga pun City sempet turun drastis. bahkan hingga satu bulan sebelum berarkirnya musim kompetisi ini, selisih poin antara MU dan City sampe 8 Poin. sampe akhirnya City kembali gemilang di akhir-akhir musim, dan menunda perayaan juara ke 20 buat MU.

Ale's Drama

Ada drama lain yang disuguhkan sepakbola malam tadi. Setelah ampir 20 tahun bersama Juve, Alessandro Del piero akhirnya menjalani pertandingan terakhirnya bersama juventus dalam kancah Serie A. Semalem dia mencetak gol terakhirnya buat Juve di Serie A. mukanya si senyam senyum, tapi gue yakin banget dalam hatinya pasti sedih banget. salah satu statementnya ke wartawan pas di tanyain bagaimana rencana dia setelah keluar dari Juve sangat mengharukan deh. Check tis Out :


"Saya tidak pernah membicarakan transfer selama 19 tahun ini, jadi saya agak bingung harus berbuat apa"


Tuesday, April 24, 2012

Hape ku sayang, Hape ku Malang..

hari Jumat kemarin Hape gua di copet.

yeah, topik itu yang akan gue tuliskan di postingan ini. sebagai pembuka, gue ceritain kronologi terjadinya pencopetan tersebut. 

Sore-sore sekitar jam 5 gue pulang naik angkot 15 yang  warnanya merah dengan rute Ragunan - Taman mini. Gue naik cuma sampe kolong setelah rel kereta tanjung barat. Gue duduk di pojokan dan belum merasa ada yg aneh sampe gue sadar angkot ini udah panuh banget. Seperti remaja labil pada umumnya (padahal udah ga remaja lagi) di angkot gue kutak-katik BB gue. BBmin umi lah, Buka Timeline lah, sampe tempat dimana gue harusnya udah siap2 keluar gue baru memutuskan untuk Naro hape di tas dan ngambil recehan buat bayar. disaat yang bersamaan dan dengan tempo sekilat-kilatnya, orang di samping gue masrahin badannya yang segede Mike Tyson ke badan gue. Setelah gue liat-liat ternyata orang yang disampingn kirinya semacam ayan dan ngeluarin busa dari mulutnya. Di saat itu juga angkot udah sampe ke tempat gue turun. Perasaan gue baru kerasa ga enak ketika gue lagi berdiri nungguin Patas AC 84. Gue ubek-ubek tas sampe berceceran di jalanan dan HP itu tetap ga ada. kejadian demi kejadian diangkot kurang dari 5 menit yang lalu berputar-putar di ingatan gue. terus gue tiba-tiba nyesek. terus speechless. Terus nangis. Bumi seakan berkonspirasi membuat perasaan gue tambah kacau saat itu. Duduk di Patas AC 84 disuguhi lagu-lagu melo dari pengamen yang suaranya cihuy. Sungguh deh lagu-lagu melo itu emang ga ada yg nyambung dengan suasana hati gue yg lagi semerawut karena kecopetan. tapi gue bener-bener nangis sampe sesegukan di bus. mungkin orang-orang di bus mikir kalo gue adalah mba-mba yang abis ditinggal kawin pacarnya. emang sih gue udah pernah, tapi percaya deh kali ini bukan karena ituhh. Bus sudah hampir sampe di Rawamangun ketika hujan badai terjadi. Angin dan hujan merupakan perpaduannya cukup bikin males turun bus. Ditambah lagi kenyataan kalo gue ga bawa payung dan ga ada HP buat minta jemput. akhirnya gue turun ujan-ujanan dan menyetop bajaj buat pulang ke rumah.
 Sampe rumah gue tambah stress. Umi dan ayah gue ga ada. gue merasa lengkap banget saat itu. Lengkap Ujiannya. ga banyak basa-basi gue telpon umi dan ngabarin kalo HP di copet. Setelah itu gue mandi, sholat magrib dan baru bisa ngilangin sumpek setelah sholat. Hanya sebuah perenungan kecil, dan gue sukses bisa ceria lagi saat itu juga. 

Hati gue awalnya menyayangkan kejadian ini. Gue mikir kemungkinan-kemungkinan yang bisa aja terjadi. Coba gue pulang lebih cepet lah, coba gue ga naik angkot itu lah, coba gue ga buka-buka hape di angkot lah, dan banyak lagi. Tapi setelah gue sadari lagi, apapun usaha yang gue lakukan saat itu, kenyataannya jatah rejeki gue berupa handphone tersebut udah habis waktunya. Hape itu udah bukan rejeki gue lagi. gue jadi keinget pas dulu dompet gue jatoh di bus, dan bagaimana seorang pengamen bernama Gilang berusana sekuat tenaga buat balikin. Dia bahkan menelpon nomor rental VCD dari kartu member yang ada di dompet. setelah dia dapet nomor rumah gue, kami pun janjian ketemuan di halte bus dan dia ngembaliin dompet. Itu namanya dompet itu masih rejeki gue. 

Setelah itu perenungan berlanjut pada hikmah dari semua ini, dan memori berputar-putar di masa-masa indah gue bersama Hape. 
berapa kali gue ga nanggepin orang yg berbicara sama gue karena hape ini ?
berapa kali gue menunda-nunda sholat karena lagi asik BBMan ?
Berapa kali gue ga denger perintah umi karena lagi twitteran?
mao tidur Cek timeline
bangun tidur cek timeline
di mobil BBMan
di kantor BBMan
di angkot BBMan
Iyah, gue sadar ini adalah teguran. Mungkin agar gue bisa memilih waktu yang tepat untuk penggunaan gadget. Sampai detik postingan ini gue buat, belom ada keinginan (dan duit lebih tepatnya) buat beli Hape baru. anggap aja ini semacam rehabilitasi dari penggunaan hape yang salah selama ini. sehingga nanti kalo udah di kasih sama Allah Rejeki buat beli hape lagi, gue sudah bisa bijak dalam penggunaannya.

Amiiinnnnnn

oiya, Istrinya farid baru aja sharing Poto Pernikahannya. dan gue baru aja Donlod. Sekalian di Posting di sini aja lah walopun ga nyambung.. :)
Selamat ya Pak manten dan Bu manten..  !! cepet- cepet punya dede..


Friday, April 13, 2012

-Alessandro-

Bukan seperti Batistuta, yang tergiur akan megahnya tim ibukota,
dan pergi jauh meninggalkan Fiorentina.
Bukan Juga Zambrota, yang ingin tetap di Serie A,
hingga bermain di Serie B bukan pilihan untuknya.

Ale, tetap dan terbiasa dengan si nyonya tua.
bermain di turin dan memakai Jersey berwarna zebra.
Apalagi yang dibutuhkan seorang pemain selain tim yang dicintai,
dan tiffosi yang mencintainya ?



Thursday, March 22, 2012

A Perfect Match



I'll never forget last night, but today there's enough space for just one thought: we are Juve, our team is worth to be in the finals ( again), the opportunity earned in a tough match against Milan, the Champion of Italy and the team that leads the championship's ranking.
No target to close the door on, our team has everything what it takes to win, and we'll be fighting for the victory till the last drop of sweat.
Thank you all, guys.
We just can't stop now, there's still too little to celebrate... let's focus on the next one.
There are still ten matches to be played till the end of the championship and the final of Italian Cup at the Olympic Stadium in Rome.
I'll give my best to make this season's final to be worth top mark 10, no, even better, 10+!!!

Alessandro


Source

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seeing you in every games and every competition makes me sad.
In fact, this is gonna be the last season for you to stay as Juventus Player
.
I blame my self because no mater how hard I try to be the real Juventini,
by loving the team with or without you, i found my self in doubt.
It would never be the same without you.
It Also Happen when I feel that I would be a fan of your future team.
You and Juve will always be a perfect match
.