Tuesday, August 7, 2012

Di atas Lemari Kayu

Kitab itu rusak berdebu di atas lemari kayu
Menunggu ada yang merengkuhnya dan menyelamatkanya dari ketinggian.
Menanti saat ada yang membaca huruf per huruf kandungan tebal raganya.
Konon dia menanti Ramadhan datang, karena menurut kabar yang beredar akan banyak orang yang akan mencarinya. Membaca dan menelisik isi nya yang sangat bermakna.
Tapi Ramadhan hampir habis satu bulan dan dia tetap belum bergerak. 
Terdiam layu tanpa ada tanda-tanda akan diaangkat.
Aku merefleksikan diri sebagai tokoh itu, Si orang yang enggan membaca kitabnya. Karena bahkan Harry Potter setebal 1200 halaman dapat selesai dalam satu minggu. Al-Quran ? Belum tentu satu tahun sekali. Padahal disana ada cintanya Tuhan yang terbaca nyata. Namun ku abaikan karena Komik-komik detektif kesayangan lebih menarik untuk kubaca berulang-ulang hinga aku hafal alurnya. 

Ku lihat-lihat lagi sebuah yang ada di atas lemari ku. Warnanya biru tua, warna yang ku suka. ada beberapa bagian dari cover-nya yang sudah mengelupas. Wajar saja, usianya hampir sama dengan usia ku. Kertasnya sudah berubah warna menjadi kekuningan dan sudah tidak lagi lurus, melainkan bergelombang. Ada juga beberapa halamannya yang robek. Ah, keadaannya udah parah banget. Tapi aku tidak memutuskan untuk membeli yang baru. Selain karena dia adalah kesayanganku (walopun jarang dibaca) juga karena aku sadar,  punya satu aja terbengkalai jarang dibaca, apalagi lebih.

Ustadz Bakar (nama guruku) adalah orang yang mempunyai pengaruh penting atas kemampuanku (yang pas-pas-an) dalam membaca Kitab suci. Pada waktu aku kecil, setiap malam setelah maghrib dia datang dengan setia mengajari kami (Aku, Kakak, adik dan dua orang asisten umi) untuk mengeja pelan-pelan, serta memahami tajwid dengan benar. Dulu kami semangat. Anak-anak memang selalu bersemangat. Kami berkompetisi membuktikan siapa yang lebih baik, bahkan pada saat menghapal Surat Al- Qariah. 
  Adapun orang yang timbangan amal baiknya berat,Ia akan menjalani kehidupan yang menyenangkan.Namun, orang yang timbangan amal baiknya ringan,Tempat tinggalnya adalah jurang yang paling dalam.Dan apa yang membuat engkau tahu apa itu?(Itu adalah) api panas yang berkobar. (Q.S Al Qari'ah 6-11)
Kini Semangat itu menjadi lemah dan tua. bahkan lebih tua dari usia-usia kami. Kami kalah pada keinginan dan mimpi-mimpi semu yang menjauhkan kami dari petunjuk itu. Padahal dia setia menunggu kami pulang dan sekedar mengambil air wudhu untuk membaca dan mengalunkannya di rumah sehingga rumah itu nyaman penuh berkah.  

Aku malu pada Ustad Bakar, jika ia tau perjuangannya setiap malam hampir sia-sia karena aku tidak mengamalkan apa-apa yang Ia ajarkan.

Aku malu pada kesempurnaan fisik dan raga-ku sebagai manusia. Mulutku bisa digunakan, tanganku masih berfungsi, dan kakiku masih bisa berlari. Namun kesemuanya seakan enggan dan malas untuk mengambil kitab itu dari atas lemari dan membacanya sepenuh hati. 

Aku malu padamu wahai kekasih Allah. Aku malu mengingat perjuangan saat kitab ini turun. Saat itu juga engkau berada dalam masa sulit karena pengikutmu masih sangat sedikit. Aku menutup muka dan enggan menunjukkannya padamu. Aku teringat betapa kata-kata yang pertama turun dari Kitab ini adalah seruan untuk membaca. Saat itu kau menggigil ketakutan, bukan karena kau takut pada Jibril yang melafadzkan, tapi kau sadar betul tanggung jawab yang ada di pundakmu. Pemberi rahmat untuk alam semesta, Pemberi cinta untuk semua ummatnya.
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Q.S AL-Alaq 1-5)

Aku malu pada-Nya, Tuhan maha pencipta. Pencipta hati dan semua rasa yang terkandung di dalamnya. Pencipta naluri dan resah yang ditimbulkannya. Pencipta  Aku, kamu dan kita semua penghuni dunia. Sumber dari lantunan indah kata-kata yang ada di Kitab ini, yang sedari tadi ku bahas tentangnya. Dari kitab ini seharusnya kita bisa tahu karakter-Nya. Dialah sang pemberi cahaya, saat lampu-lampu di hati kita semakin redup karena Dosa. Dia lah sang pemberi harapan, ketika pikiran dan  raga kita sepakat untuk lelah, namun jiwa masih percaya bahwa masih ada Dia, sang penjawab segala Doa.

Kita hanya tinggal membaca. Walaupun tidak mengerti artinya, tetaplah membaca. Walaupun terbata-bata tetaplah membaca.  Karena kita akan merasakan hasilnya nanti, saat Malaikat Mungkar dan Nakir  bertanya seberapa jauh kita mengenal Tuhan? Seberapa dekat kita  dengan Imam kita (Rasulullah)?. Dan Jawabannya sungguh dekat. Dia hanya berjarak dua meter dari tempat tidurmu. Tergeletak berdebu di atas lemari kayu.

Friday, August 3, 2012

Memorable 8

Siapa sih yang konser ?!

9 Desember 2011

Hani : "Lo yakin nih kita mau nonton konser Richard Marx bob, emang lo tau lagu-lagunya ?"
Dira  : "Ayo lah han lo temenin gue. Mumpung dapet gratisan dari Marsya. Kalo masalah lagu, nanti gue browsing lagu-lagu dan liriknya deh. Banyak kok!."
Hani : "Sip deh kalo gitu."

10 Desember 2011
Hani :"Mana bob.. katanya lo udah browsing lagu? kok kaga ikutan nyanyi?"
Dira : "Iya lupa browsing gue, tapi kebanyakan kita apal kok. Please Forgive Me, Everything I Do, I Do It For You, Have  You Ever Realy Love a Woman banyak lagi deh. Mungkin  belom aja kalii ini kan masih awal-awal konser."
Hani : "Hah? itu mah bukan lagu dia bobiihhh.. itu lagu Bryan Adams.. hadeehh"
Dira : "Oh iya ketuker guee.."  -____-

Friday, July 13, 2012

carbonaDIra

Kembali ke edisi masak-memasak. heyho gue mao pamer karena sekarang gue udah bisa bikin Pasta carbonara (spageti ato fetucini) hihi.. agak norak sih, tapi gue akan berbagi ilmu dengan teman-teman sekalian. here we go!

Bahan-bahan yang perlu di siapkan :
1. Pasta apa aja (Spageti atao Fetucini. Makaroni juga boleh si)
2. Susu murni (putih) apa aja. kalo engga ada susu sapi murni, pake susu Ultra ato Bear brand juga bisa.
3. Smoked Beef. Kadang gue juga suka bikin pake Bakso kok. seadanya aja ga usah terlalu maksain.
4. Tepung terigu satu sendok makan.
5. Bawang bombay setengah aja.
6. Mentega secukupnya.
7. Biji Pala dan Lada Bubuk.
8. Garam.
9. Sedikit minyak.
10. Nugget (ga ada juga ga papa, cuma tambahan doang)

Cara membuat :
Pertama-tama kita berdoa dulu supaya masakan ini berhasil di makan jadinya ga mubazir, karena kalo gagal semua bahan yang disebutkan di atas akan terbuang percuma (seriusan)

Siapin wadah buat ngerebus pastanya. jangan lupa di kasi sedikit minyak biar pastanya engga nempel-nempel. selain itu, masukin juga garem secukupnya biar rasa pastanya ga hambar. Ini ga direkomendasikan buat yang lagi diet yah. Setelah itu biarin aja, karena sampe dia bener2 mateng memakan waktu yang agak lama. 
di wadah yang lain, kita siapin minyak buat menggoreng smoked beef sama nuget. Khusus buat smoked beef, gorengnya jangan terlalu lama, kalo kelamaan nanti jadinya kering dan keras. setelah keduanya mateng, sisihkan. 
Untuk sausnya, pertama iris bawang bombay kecil-kecil. Terus tumis pake mentega, tunggu sampe harum dan matang. Kalo bawangnya udah matang, masukin terigunya. (inget ya, jangan banyak-banyak, semakin banyak terigu, semakin banyak susu yang di butuhkan). Setelah itu tuang pelan-pelan susu murninya sambil di diaduk. Aduk terus sampe ga terlalu kental. Setelah mendidih, Parutin biji pala serta masukkan lada bubuk dan garam sesuai selera. setelah semua bumbu masuk, baru deh masukin Smoked beef-nya dan di aduk-aduk sampe rata.
untuk penyajiannya, sebenernya bisa pastanya ikut diaduk bersama saus, ato pastanya di tuang ke piring dan di sirami saus. terserah lo mau begimane. Setelah pastanya udah di piring, baru deh kasi nugget di atasnya. Selesai dehh! gampang kan?!  untuk lebih jelas, bisa dilihat gambarnya di bawah ini 



Yummy kan kelihatannya... Percaya deh, walopun Nuggetnya agak gosong, tapi rasa Spagetinya enak lohh..  Mamamia lezatos..

Saturday, July 7, 2012

Another Idol, Another Story


Kira-kira seminggu yang lalu, Final EURO yang di Gelar di Kiev Ukraina telah berlangsung dan mengukuhkan sang Juara bertahan sebagai pemenangnya. 4 gol tanpa balas berhasil dilesatkan Spanyol ke gawang Italia. Kemenangan tersebut terasa lebih manis dengan rekor-rekor baru yang tercipta. Diantaranya Spanyol merupakan Tim pertama yang mampu mempertahankan Juara. Juan Mata merupakan Pemain pengganti yang mampu mencetak gol dengan catatan waktu tercepat, dan Fernando Jose Torres yang merupakan pemain pertama yang berhasil mencetak gol di dua laga Final EURO.

Gue ga pengen bahas lebih lanjut tentang pertandingan dengan membuat review macam tabloid Bola seperti di 2 Postingan sebelomnya. Selain emang udah basi (udah ampir seminggu) gue lebih tertarik untuk membahas tentang idola baru gue. Iyyap, Fernando Torres. Dibilang baru banget juga engga. Bukan karena dia main di Euro dan dapet sepatu emas trs tiba-tiba gue suka. Gue tidak se labil itu. Untuk memperjelasnya, gue akan menceritakan cerita yang sangat pentig, yaitu awal mula lengkap dengan alasan mengapa akhirnya gue menyukai striker Chelsea ini.


Ada banyak alasan orang bisa jatuh hati, termasuk pada pemain sepak bola. ABG – ABG cewek nan labil jaman sekarang -yang sama sekali ga ngerti bola tapi jadi sok-sok demen terus beli jersey dan dipake kuliah-  biasanya jatuh hati sama pemain bola karena wajahnya. Hal ini bisa dibuktikan dengan  melihat pemain bola dengan jumlah Follower twitter paling banyak adalah Ricardo Kaka. Walaupun kerap jadi cadangan di Madrid, muka KAKA emang ganteng setengah Idup. Walopun ga bisa disangkal, attitude Kaka yang oke bikin dia loveable banget.  Selain karena ganteng, Kebanyakan orang menyukai pemain sepak bola karena Prestasi. Bisa di lihat dari Fans Messi dan Christiano Ronaldo yang jumlahnya balapan. Dua-duanya hebat. Dua-duanya berprestasi. Dua-duanya mempunyai banyak fans. Dua-duanya memiliki banyak haters.

Alasan gue menyukai Torres jauh berbeda  dengan Alasan gue menyukai Alesandro Del Piero.   Gue menyukai Del dari kecil, dari pertama gue melek dan nonton bola. Ada juga sih faktor kelabilan bocah yang melihat sosok Del yang tampan sekali waktu itu.  Sebaliknya, jatuhnya pilihan ke Fernando Torres awalnya karena Kasihan. Yeah gue ulang sekali lagi dengan capslock KASIHAN. Bermula dari iseng-iseng browsing perkembangan liga inggris pertengahan musim lalu, gue membuka satu artikel yang membahas tentang mandulnya Striker Chelsea yang dibeli dengan harga fantastis dari Liverpool. Sebagai tambahan, gue udah tau Torres sebelomnya. Gue tau di dari Spanyol dan dia pencetak Gol tunggal Spanyol di Final EURO 2008 saat Spanyol mengalahkan Jerman dan jadi Juara. Tapi karena gue ga terlalu perhatian ke Chelsea gue baru tau kalo prestasinya musim ini sangat terpuruk. Semenjak penandatanganan kontrak, sampai gue baca artikel itu, Torres baru mencetak 3 Gol. Padahal sebelomnya dia sangat produktif di Liverpool. Ini yang bikin gue penasaran. Ada apa sama dia ?

Rasa penasaran ini yang bikin gue terus-terusan browsing tentang Torres. Melihat lagi perjalanan karirnya dari awal sampai ke Chelsea. Ngeliat gol-golnya di Youtube. Mencari dan menemukan website pribadinya. Mem-Follow Twitternya yg belom aktip.  Semua pencarian tersebut akhirnya menyampaikan gue pada sebuah kesimpulan. Wow, He’s so talented. His downturn is about badluck and im sure he can fixed it. Keyakinan gue itu membuat gue lebih jauh menyukai sosok Fernando Jose. Mulai saat itu gue jadi rajin liat Chelsea main dan sangat menunggu-nunggu dia mencetak gol. Dan bener aja, ga lama setelahnya gue liat dia mencetak 3 gol dalam satu pertandingan yaitu saat lawan Queens Park Rangers di akhir April 2012. Belom lagi aksinya pas lawan Barca di Semi Final Piala Champions. Golnya di Injury Time memastikan Chelsea melibas Tim terbaik Dunia saat itu. Kenyataan bahwa dia pemain cadangan yang baru beberapa menit di turunkan membuat gol itu terasa lebih special.

Orang kalo udah jatuh hati biasanya jadi stalker. Itu juga terjadi sama gue. Setelah pada tahap menyukai Torres as a football player, gue mulai memasuki kawasan pribadinya. Gue membaca-baca biografinya yang ada di website dan juga mencari tau lingkup terdekatnya, yaitu keluarga. Dalam tahap ini gue menjadi tambah seneng sama dia karena dia tipe-tipe sayang keluarga (sotoy abis). Torres sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak yang lucu-lucu. Bukan seperti pemain bola lain yang sibuk dengan model-model seksi, Torres menikahi pacarnya yang merupakan teman dekatnya dari tahun 2001. Dua anaknya  bernama Nora dan Leonel. Kecintaan Torres pada anak-anak bikin dia men-tatoo tangannya dengan nama mereka. Pokoknya berbagai ke-unyuan sang ayah di dalam dan luar lapangan bikin dia sangat pantas untuk dijadikan idola. 

 
Setelah membawa Chelsea menangin FA CUP sama Champions League, tantangan berikutnya ada di Piala Eropa. Awalnya gue agak ragu dia bakal masuk di Squad Spanyol. Tapi gara-gara David Villa Cidera, Vincente Del Bosque masukin Torres sebagai salah satu striker Spanyol. Di Piala Eropa pun awalnya engga mudah. Spanyol yang bermain strategi ala “Barcelona” sangat kuat di lapangan tengah, dan cenderung ga prioritasin striker. Di mayoritas pertandingan Piala Eropa, Torres jadi Cadangan. Hanya di dua laga melawan Tim yang “tidak diunggulkan” dia menjadi starter. Lagi-lagi, Ke-cadangannya malah memberikan berkah tersendiri untuk Torres. Mencetak 3 gol dan satu Assist sebenarnya merupakan pencapaian yang sama dengan Mario Gomes dari Jerman. Hanya saja Durasi permainan yang lebih sedikit membuat Torres yang menjadi meraih Golden Boot (Sepatu emas) di ajang 4 tahunan itu.

Hebatnya, setelah sepertinya terpuruk, Torres justru menjadi pemain dengan Gelar terbanyak musim ini. Walopun banyak menjadi cadangan, ia bisa berjaya di FA, Champions, EURO dan dapet sepatu emas. Lebih dari itu, Torres menjadi pemain pertama yang bisa mencetak gol di dua pertandingan Final EURO berturut-turut.  Sebuah pencapaian luar biasa. Kalo lagi kaya gini, gue rasanya mao ketawa yang kenceng di depan muka orang-orang yang menghina keterpurukan Torres tahun lalu. Gue seneng banget akhirnya Torres bisa membuktikan bahwa segala sindiran dan makian untuknya malah bikin dia terpacu terus buat melakukan yang terbaik. Mudah mudahan tetep konsisten di musim depan. Kalopun ga konsisten So what ? Yang penting Torres udah berhasil mengukir sejarah, hal yang belom tentu bisa dilakukan oleh pemain terbaik sekalipun.

Inti dari semua ini adalah, gue punya idola baru. Bisa juga dibilang karena gue galau Del Piero pindah dari Juventus. Tapi bukan berarti posisinya tergantikan karena  Del tetep numero uno. Gue sekarang ga sabar nunggu musim depan. Ga sabar buat tau akhirnya DEL pindah kemana. Dan ga sabar liat Torres di Chelsea. Adios Planet Football!!


              Wallpaper Via Bola.net
            

Friday, June 29, 2012

Footbal Review

 ITALIA BERPESTA

Suka cita pemain Itaia setelah Mengalahkan Jerman 2 - 1
Partai semi Final kedua Euro 2012 Polandia-Ukraina yang berlangsung dini hari tadi membawa Italia kepartai puncak setelah berhasil menaklukkan  Jerman yang merupakan salah satu kandidat Juara. Super Mario menghadiahkan doa gol untuk seluruh pecinta Italia dan hanya mampu dibalas satu gol jerman yang di persembahkan Mesut Ozil dari titik 12 pas.

Jerman mengawali laga dengan penuh percaya diri. Di 15 menit pertama Jerman membombardir pertahanan Azzuri sedemikian rupa. Tercatat 3 peluang emas yang ada, namun masih dapat diselamatkan oleh Gianluigi Buffon dan pertahanan Italia.  Keberuntungan justru ada di pihak Italia. Di menit ke 20,  crossing yang di lakukan oleh Cassano dan berhasil diselesaikan oleh sundulan Mario Balotelli.

Pola permainan sedikit berubah setelah gol pertama. Italia lebih mendominasi jalannya pertandingan. Andrea Pirlo menguasai lapangan tengah dan membuat upaya-upaya yang dilakukan Jerman tidak efektif. Hal ini menyebabkan Neuer harus kembali memungut bola dari gawangnya setelah  Mario Baloteli menunjukkan skill-nya sekali lagi. Menit ke 35 Italia mengukuhkan Skor mejadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.

Jerman harus melakukan perbaikan di babak kedua. Membalikkan keadaan setelah tertinggal 2 angka dari tim sekalber Italia bukan hal yang mudah. Jerman melakukan beberapa pergantian pemain. Mario Gomes dan Podolski langsung bertukar dengan Miroslav Klose dan Reus. Pergantian ini memang terbukti mempertajam daya serang Der Panzer. Hanya saja pertahanan Italia khususnya Buffon bermain sangat disiplin dan mementahkan semua peluang Jerman,  termasuk tendangan bebas yang di lakukan Reus. Skor akhirnya berubah setelah Ballzareti menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak. Ozil yang dipercaya untuk melakukan penalti berhasil mempertipis ketinggalan di babak ke 92.

Hasil ini membuktikan bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi dengan perhitungan matematika. Dari awal kompetisi Jerman melaju tanpa cela. Meraih poin penuh di grup neraka dan membantai Yunani di perempat final. Agak kontras dengan penampilan Italia yang sempat terseok-seok di fase grup dengan hasil 2 kali seri dan satu kali kemenangan, dan berjibaku saat bertemu Inggris di perempat Final.

Suka atau tidak, Baloteli adalah Man Of The Match pertandingan ini. Dua gol ke  gawang tim tangguh seperti Jerman sangat cukup untuk membuktikan kualitasnya. Dengan 3 gol yang sudah diciptakannya, Balotelli sekarang paling berpeluang untuk menjadi Top Score di ajang ini karena diantara Cristiano Ronaldo, Mario Gomes,  Alan Dzogev, dan Mario Mandzukic, yang juga telah mencetak 3 gol,  dia satu-satunya yang masih bertahan sampai partai Final nanti saat menantang Spanyol, sang juara bertahan EURO yang juga Juara Dunia. (Nadhira)

Thursday, June 28, 2012

Football Review

PORTUGAL GAGAL


Partai semi final pertama EURO 2012 Polandia – Ukraina antara Spanyol berhadapan dengan Portugal telah berlangsung dini hari tadi di Donbass Arena. Setelah dua babak berlalu tanpa gol, pertandingan ini akhirnya harus ditentukan dengan adu penalti. Cesc Fabregas  akhirnya menjadi penentu kemenangan Spanyol setelah sebelumnya dua punggawa Portugal gagal menjalankan tugasnya membobol gawang Iker Casillas dari titik Putih.

Spanyol memastikan satu tiket babak Final EURO 2012
Portugal sempat mengontrol jalannya pertandingan di babak pertama. Strategi Tiki-taka khas Spanyol seperti dibuat tidak berdaya dengan gaya bermain cepat dan menyerang yang ditampilkan oleh Portugal. Dengan disiplin para pemain Portugal berhasil memotong umpan-umpan pendek Spanyol yang biasanya cukup untuk membuat tim lawan tidak berkutik. Spanyol yang menurunkan Alvaro Negredo sebagai Striker tunggal juga kerap mengalami kebuntuan di kotak penalti Portugal. Dilain pihak, Cristiano Ronaldo beberapa kali mendapatkan kesempatan mencetak gol baik dari bola mati maupun mengandalkan kecepatan individunya. Namun gol belum Juga tercipta sampai berakhir 45 menit pertama.
Dibabak Kedua, keadaan belum banyak berubah. Hanya saja beberapa pergantian pemain terjadi dari kedua belah pihak. Di sepuluh menit pertama babak kedua, Negredo harus kembali ke bench karena Posisinya digantikan oleh Fabregas. Lalu David Silva digantikan dengan Jesus Navas dan  Xavi Hernandez harus bertukar dengan rekan satu Timnya di Barcelona, Pedro Rodrigues. Dengan pergantian ini, Spanyol seperti baru menemukan permainannya. Tidak hanya Spanyol, Portugal pun mengganti beberapa punggawanya seperti Veloso dengan Custodio, Raul Meireles dengan Varela, dan Almeida dengan Oliviera.
Dua kali 45 menit berlangsung tanpa gol. Kedua tim terus berusaha melakukan yang terbaik di babak tambahan yang berlangsung hanya 30 menit. Dalam kurun waktu ini keadaan berubah drastis bila dibandingkan dengan babak pertama. Spanyol mempersempit ruang gerak pemain Portugal dengan bermain lebih terbuka. Tetap dengan umpan-umpan pendek dengan akurasi luar biasa, hanya saja pemain gelandang sayap yang lebih terlihat efektif. Adalah Jordi Alba, Gelandang  asal klub Valencia yang  kontribusinya sangat terlihat di pertandingan dini hari tadi. Namun usaha Jordi Alba kerap mengalami kebuntuan karena Spanyol tidak memiliki striker untuk mengeksekusi umpan-umpan sehingga tumpul di bagian depan. 

Masih dengan keadaan tanpa gol, pertandingan ini harus ditentukan dengan adu penalti. Secara mengejutkan Xabi Alonso, eksekutor pertama Spanyol gagal memberikan angka untuk negaranya. Riuh Rendah pendukung Portugal membahana di Donbass Arena. Kegagalan Xabi ternyata diikuti juga oleh Moutinho. Keadaan sekarang berimbang. Penendang kedua dan ketiga di masing-masing tim yakni Andress Iniesta, Gerard Pique, Pepe dan Luis Nani menjalankan tugasnya dengan baik. Petaka datang ke kubu Portugal saat penendang ke empat, Bruno Alves gagal membobol gawang Iker setelah sebelumnya tendangan penalti cantik Sergio Ramos berhasil mengecoh Patricio. Kemenangan spanyol akhirnya ditentukan  oleh Fabregas yang membuat skor menjadi 4-2 dan memastikan Spanyol melaju ke babak final, bahkan tanpa harus menjalani penalti terakhir untuk Portugal yang sejatinya akan dilakukan Cristiano Ronaldo. 

Sorotan memang tertuju pada kapten Portugal yang juga merupakan salah satu pemain terbaik yang ada saat ini. Selain karena gagal membawa negaranya menuju babak puncak, Ronaldo juga harus meredam ambisinya membuktikan pada dunia bahwa dia bisa lebih baik dari Rival abadinya, Leonel Messi, dalam lingkup Tim Nasional. Ronaldo memerlukan pembuktian ini untuk memberinya kredit lebih terkait dengan Nominasi Balon D’Or yang sudah 3 tahun berturut-turut jatuh ke tangan “Si Kutu”. Ekspresi kekecewaan Ronaldo dangat terlihat jelas di akhir laga saat ia berulangkali mengatakan "Ini tidak adil" sambil menutupi wajahnya. (Nadhira)



                Kekecewaan Ronaldo Via Bola.net
                Man of the match

Saturday, June 23, 2012

Father

































When a father gives to his son, both laugh; when a son gives to his father,both cry. 
- William Shakespare-

Friday, June 22, 2012

 Cannot touch
Cannot hold
Cannot be together

Cannot love
Cannot kiss
Cannot have each other

Must be strong,
And we must let go
Cannot say
What our hearts must know
How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone

Cannot dream
Cannot share
Sweet and tender moments

Cannot feel
How we feel
Must pretend it's over 
Must be brave,
And we must go on
Must not say,
What we've known all along

How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone
How can I not love you..

Tuesday, June 19, 2012

I Cant help my self crying every time i hear this song.
I love you, Ummi

Wednesday, June 13, 2012

memorable 7


8 ato 9 ?



Green Canyon, 24 Maret 2012.

Satu hari sebelom nikahan Farid dan Nissa, Kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Green Canyon dan ikutan Body Rafting, yang konon katanya Seru banget. 

Petugas 1 : Jadi berapa orang inih yang ikut ?
Hanna      : hmmmm… Sembilan. Iya, Sembilan.
Petugas 1 : (sambil teriak ke Temannya) Salapan, Kang !
Gue          : (ngitung ulang) Ihh.. Sembilan tauu.. 
                   Pak, pak… yang ikutan Sembilan
Petugas1  :  Iya atuh, neng
Petugas 2 : punten, jadinya berapa ?
Petugas 1 : Salapan, kang
Gue          : (Mulai panik, dan melihat ke anak2 yang sepertinya ga merasa ada masalah)  
                  Han, Kita kan bersembilan?!
Hanna     : Iya, Nadd.. (sambil sibuk ngurusin duit)
Gue         : Iya tapi kata abangnya masa delapan deh..  
                 batu banget udah diitung berkali-kali tetep
                 bilang  delapan..!
Lele        : Salapan itu bahasa Sundanya Sembilan, Booopppp..
Gue        : Oh, gitu yaa *melipirrr*