Wednesday, January 25, 2012
Friday, January 20, 2012
Thursday, January 19, 2012
Gara-gara Barca!!
Ps : *Ulasan ini berindikasi mengandung unsur subjektifitas penulis*
Memasuki Babak kedua, Barca tetap mendominasi permainan. Dan bener aja, baru beberapa menit, sundulan keras dari Charles Puyol menggetarkan gawang si Ganteng Iker. Score jadi 1-1. Mental Madrid jadi keliatan banget drop setelah score berimbang. Satu-satunya peluang madrid adalah sundulan Kareem Benzeema yang kepentok tiang gawang. Begitu Juga di Barca, tendangan first Time Iniesta hanya membentur mistar. Semua masih biasa-biasa saja buat Madrid dan pendukungnya sebelum operan akurat dari Messi di manfaatkan dengan baik oleh Abidal. Pemain Asal Perancis yg baru saja memperpanjang kontraknya selama setahun kedepan dengan Barca ini mencatatkan namanya di papan score di menit ke 77. Gol tersebut juga merupakan Gol penentu kemenangan Barca Pagi tadi.
Diluar teknis permainan, pertandingan ini banjir Kartu kuning. tercatat Pique, Puyol, Busquest, Pepe, Coentrao, Cavalho dan Calleon. Pertandingan ini emang bisa dibilang Panas. Salah satu penyebabnya adalah si provokator Pepe. Beberapa kali Diving, Plus menghajar beberapa pemain Barca. Termasuk Messi, yang Tangan mungilnya diinjek Pepe. *Blengcek lo PE!*. Emang mungkin pemain Madrid udah kehabisan akal untuk menghentikan pergerakan Messi. Coentrao pun ikut-ikut nge-dorong kepala Messi.
Hal yang bikin gue bingung antara lain :
1. Emang sampe segitu cinta-nya elo sama Madrid itu sampe-sampe meng un-follow orang yang lo bilang "Lo kagumi"?. Emang ga bisa di pahami sebagai keaneka-ragaman pendapat ya?.
2. Tweet2 lo + kata-kata kasarnya juga ganggu kok buat gue yang notabane nya Fans Barca. Biarpun lo nge-tweet pake bahasa Spanyol. emang lo lupa kalo ada google translate, huh!?. Tapi gue ga un-follow lo tuh. Karena bagemanapun juga, lo temen gue dan termasuk orang yang gue kagumi. beneran. serius.
3. Pernyataan kalo Madrid itu keyakinan lo setelah Islam itu bikin gue mao ketawa sebenernya. Pertama karena gue tau banget lo tuh ga ngerti apa-apa sebenernya tentang bola. Mungkin lo cuma tau Madrid Pemainnya bagus-bagus mulai dari CR, Kaka, Mesut Ozil, Benzemaa, sampe si ganteng Iker. Jangan-jangan lo juga ga tau Offside itu kya apa. Kedua, melihat background lo, gue yakin banget tweet lo itu dibuat atas dasar emosi semata.
Ps : yang warna biru berarti pendapat gue pribadi
yang warna merah bisa dipertanggung jawabkan
Wednesday, January 18, 2012
Memorable- 5
Batt : Please, Bob lo jangan Panik, nanti paniknya nular
Gue : Santai batt.. *kedips*
5 Menit Kemudian......
Gue : " Batt Laptopnya manaaa?! Batt Ini makanannya kok Belom di siapin?! Aduh Batt Kok Lama Banget Sih pengujinyaaa... Batt Telponin Batt.. Telpioninnn....... "
Batt : "Iya bobbb... santai -santaii....lo jangan heboh .."
Bat pasti rasanya pengen ngelempar gue dari jendela.
Tuesday, January 17, 2012
Ef Wai Ai

but by get close to each other.
I think I don't know how to start. When others had Finished Fast. I'm still here waiting and calculating possibility. Asking and thinking. Too much reasoning.
P.s: This Words doesn't tend to anything. Just For Your Information.
Monday, January 2, 2012
Holly 93'
Untuk memperbaiki keadaan, Sunderland juga beberapa kali melakukan pergantian pemain. Salah satunya adalah yang merupakan pencetak Gol Dramatis di menit ke 93, Ji Dong Won. Masuk di Menit ke 79 menggantikan Bendtner, Ji menggagalkan impian City untuk mengokohkan posisinya dipuncak Klasmen sementara Liga Inggris. Walopun Gol itu sepertinya Offside, Ji tetap pahlawan buat Sunderland tadi malam.
As we all know, pertandingan sepak bola itu sulit banget diprediksi. Manchester City yang dari Awal udah mendominasi akhirnya gagal di menit terakhir. Menurut pelatihnya sendiri, kebanyakan pemain belakang City terlalu napsu bantuin nyerang sehingga belakangnya justru kosong dan dapat dimanfaatin sama striker asal Korea tersebut.
Hasil imbang ini bikin BPL makin seru karena di pertandingan lain, MU juga Kalah dari Blackburn 3-2.
Wednesday, December 28, 2011
Memorable - 4
Kami tetep menunggu sampe akhirnya jam di kelas menunjukkan pukul 8.35 dan terdengar ketokan pintu. Gue Yakin itu pasti Saba. Daun pintu yg berisik itu akhirnya terbuka. Saba masuk dengan rambut berantakan, napas yg terengah-engah dan dengan Percaya dirinya menuju bangku yg kosong di deret belakang. Melihat Saba Profesor langsung menghentikan kuliahnya dan menegur saba :
Proffesor AM : " Tunggu Dulu ! kamu Ga tau sudah jam berapa ini ! "
saba menghentikan langkahnya sambil masih terengah-engah
Saba : "Sebentar, Prof..."
sambil mengangkat tangan ke arah Professor, pernyataan saba menandakan seperti ia meminta waktu untuk menetralkan lelahnya. menstabilkan nafasnya. Selama beberapa saat kami, seisi kelas, menunggu kata-kata yang akan keluar dari Saba. Dan anehnya, Sang Professor juga ikut membisu melihat tingkah Saba. Setelah terlihat membaik, Saba memperbaiki mimiknya, mengeluarkan senyumannya dan melihat ke arah Arlojinya.
Saba : Sekarang jam 8. 30 Tepat !!!
Gue panik banget saat itu dan yakin saba akan di semprot karena bahkan di Jam yang terpasang di kelas waktu sudah lewat dari jam 8.30. Tapi yg terjadi sebaliknya. Profesor terlihat kikuk dengan kepercayaan diri Saba.
Professor : "okee... Kamu Boleh duduk"
Saba : "Terimakasih Proff.."
Gue, mungkin seisi kelas, menahan tawa ngeliat kejadian itu. Ngeliat Saba, Juga Professor yang ga berkutik karena tinggkahnya. Kalo kata saba ini adalah buah manis karena ke gigihannya.
Sunday, December 25, 2011
Nigth At The Carousel


Dufan Punya Kita !

Ini Yudha. Dia Tokoh utama dalam perjalanan ini. ini adalah kali pertama dia ke-dufan. hihihihihi... heh, jangan ketawa dulu yg baca.. dia belom ke dufan tapi udah pernah ke Universal Studio, Singapura. Tapi dia tetep exited banget pengen ke dufan dan merasakan kawasan Hiburan terbesar di Indonesia.

Ini namanya Aditio Dwi Laksono atau Tio. Kedufan dengan gaya Turis domestik lengkap dengan celana pendek dan Kacamata item yg baru beli si stasiun Kota. Sempet ampir ga jadi ikut karena tadinya kita mao jalan tanggal 25, dimana dia ada lembur kerjaan pada hari itu. Demi antek Garuda ini gue bela2in izin dan yudha cancel janjiannya sama pacar.
Ini gue. niatnya pergi ke dufan dengan gaya tomboy casual dengan pake kaos rompi dan converse, jadinya malah kayak loper koran karena sepatu gue entah dimana dan terpaksa pake sendal jepit. Tapi lumayan lah.. at least gue ga perlu nyuci sepatu karena pasti basah kalo naik wahana arum jeram.
Prolog
Gue udah bangun pagi2 sekali sangking exited-nya mao jalan-jalan. Pas buka hape, ternyata ada Miskol dari Tio. pas gue telpon balik, Tionya ga ngangkat-ngangkat. ohh mungkin dia masih tidur. Gue langsung mandi rapih-rapih dan siap-siap jalan karena gue janjian sama Tio buat berangkat pagi supaya engga berdesakan ngantri tiket masuk. Man, ini hari Sabtu. Pasti Dufan Penuh.
Setelah mandi gue telponin Tio lagi dan ga ada jawaban. berulang kali dan tetep ga ada jawaban. Gue mulai panik. Gue kasi tau tika permasalahannya. Tika pun coba hubungin Tio kaya gue. Dari Jam 7 sampe jam 9 kami berdua panik karena ga ada kabar sama sekali dari Tio. Berbagai macam cara kami (gue dan tika) lakukan buat hubungin tio. Dari mention mas Fahri supaya bengunin Tio (Tika) sampe nelpon Erik buat minta nomor seseorang di Kosan biar bisa bangunin Tio (gue). Dan semuanya gagal. Harapan kami jalan berempat hampir hilang sampe akhirnya sekitar jam 9.12 Tio nelpon dan menjelaskan semuanya. Ternyata dia kecapean banget karena kejebak macet 4 jam semalemnya, dan Hapenya di colok ke laptop jadi Modem jadi ga bisa di Telpon. Kamipun berangkat akhirnya. Gue naik Busway langsung ke Ancol. Tio Naek kereta sampe Kota terusin naek angkot. Tika nunggu Yudha dulu dan berangkat naik busway juga
Nyampe dufan sendirian, karena emang jalannya misah-misah. Jalur Busway Salemba-Ancol cukup bersahabat, perjalanan gue hanya memakan waktu 20 menit. Jam sepuluh tepat gue turun dari busway. Tio masih di kereta dan Yudha-Tika sedang menuju Halte busway Kp. Melayu. Gue menusuri jalan dari Halte ke ticket counter Dufan bareng Ababils (ABG Labil - Jamak) yang sangat heboh. gue sempet mendengar beberapa percakapan mereka selama berjalan.
gue : berjalan gontai. rada-rada nyesel kenapa juga harus bareng mereka -____-
Ababil 2 : 'Yaiyalah gue ga pernah naik Busway ke Dufan. Biasanya kan dianter sama Ayah, langsung sampe loket, terus ayah deh yang markir mobil. jadi gue langsung ga pake jalan..' (ngomongnya menggebu-gebu kaya lagi orasi)
gue : oke, pembahasannya mulai ga penting dan cenderung pamer. kenapa jalan bareng hanya sekitar 300 meter dengan mereka rasanya seperti seabad
Gue : Jalan sendirian itu emang ga enak. kita jadi ikutan fokus sama urusan orang
Kita akhirnya masuk dufan sekitar jam 11.30. Tio dan Yudha masuk langsung lari-lari. Yudha bahkan teriak
Thursday, December 8, 2011
Ibnu Mas'ud
Para sahabat berkumpul untuk mendiskusikan siapa yang kira-kira berani membaca Al-quran di depan ka’bah. Karena penjagaan dari abu Jahal dan teman-temannya yang begitu ketat, membaca Al-quran menjadi hal yang sangat sulit di lakukan. Akhirnya ada salah satu dari mereka yang memberanikan diri untuk membacanya. Namanya Ibnu Mas’ud. Perawakannya yang paling kecil bila dibandingkan dengan sahabat lainnya.
Setelah mendapatkan izin dari Rasulullah, Ibnu Mas’ud pun memberanikan diri membaca Al-quran dengan lantang di depan Ka’bah. Merasa terganggu dengan yang dilakukan ibnu Mas’ud, Abu Jahal mendekatinya dan menyuruhnya untuk berhenti. Ibnu mas’ud tidak gentar dan terus membaca. Abu Jahal menunduk dan kembali memperingatkan Ibnu Mas’ud untuk berhenti. Ibnu mas’ud tetap dengan pendiriannya. Walaupun dengan suara yang mulai bergetar, beliau tetap membacakan al-quran. Setelah habis kesabaran, akhirnya Abu Jahal memukul Ibnu Mas’ud sampai terpental. Dari telinganya keluar darah. Ibnu mas’ud tetap membaca sampai akhirnya badannya tidak kuat lagi menahan sakit dan pingsan di hadapan Abu Jahal.
Mendengar peristiwa yang dialami sahabatnya, Rasulullah menghampiri Ibnu mas’ud. Rasulullah mengusap telinga Ibnu Mas’ud dan berkata :
“tenang saja sahabatku, akan tiba waktunya untukmu”
Apa yang disampaikan Rasulullah pun menjadi kenyataan. Ketika perang Badar, Abu Jahal tumbang di tangan Rasulullah. Beliau pun meminta sahabat untuk memanggil Ibnu Mas’ud.
“Inilah kewajibanmu wahai sahabatku, bunuhlah dia dengan baik “
Ibnu Mas’ud dengan badannya yang kecil menungggangi badan Abu Jahal dan bersiap untuk memotong lehernya. Namun disaat yang sama Abu Jahal meminta Ibnu Mas’ud untuk mendekatkan kepalanya. Subhanallah, Mungkin dia mau bertaubat. Pikir Ibnu Mas’ud. Tetapi kenyataannya berbeda. Dalam keadaan yang terjepit, bu Jahal berkata :
“Katakan Pada sahabatmu (Rasulullah), Aku adalah musuhnya, di dunia dan akhirat”
Mendengar perkataannya, tanpa pikir panjang, Ibnu Mas’ud langsung memenggal kepala Abu jahal, dan membawanya kehadapan Rasulullah.
“Kau tahu, wahai Rasulullah, sebelum aku penggal kepalanya, dia berkata bahwa ia adalah musuhmu di dunia dan akhirat”
Rasulullah hanya tersenyum dan berkata
“Ternyata Firaun untuk umatku jebih jahat dibandingkan Firaun untuk Ummat Nabi Mussa”*
------------------------------------------------
*Firaun di Zaman Nabi Musa memohon ampunan kepada Allah ketika dia dan pasukannya gagal menangkap Nabi Mussa dan tenggelam di lautan.









